BUMN dan Investor Salurkan Bantuan Rp2 Miliar untuk Desa Adat Sade

2 jam yang lalu 4
BUMN dan Investor Salurkan Bantuan Rp2 Miliar untuk Desa Adat Sade Kondisi Desa Adat Sade setelah kebakaran.(Antara)

Gabungan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan penanammodal di Nusa Tenggara Barat (NTB) bersinergi menyalurkan support logistik serta biaya senilai Rp2 miliar untuk penduduk terdampak kebakaran di Kampung Adat Sade, Desa Rembitan, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah.

Direktur Operasi InJourney Tourism Development Corporation (ITDC), Troy Warokka, menjelaskan bahwa ITDC telah ditunjuk sebagai Person in Charge (PIC) penyaluran support tanggap bencana. Peran ini bermaksud untuk mengoordinasikan support dari beragam pihak agar support tersalurkan secara terarah sesuai kebutuhan masyarakat di lapangan.

"Dukungan juga diberikan oleh salah satu penanammodal di The Mandalika, dengan komitmen support sebesar Rp2 miliar untuk Kampung Adat Sasak Sade sebagai corak kepedulian terhadap masyarakat terdampak kebakaran," ujar Troy di Lombok Tengah, Selasa (26/8).

Troy menegaskan bahwa tindakan sigap ini merupakan bentuk komitmen gotong royong antara BUMN, investor, dan pemerintah dalam menangani akibat bencana. Sejak malam kejadian, ITDC telah mengerahkan satu unit mobil pemadam kebakaran dan tiga unit mobil tangki air untuk membantu proses pemadaman, serta menyalurkan 700 paket makanan siap konsumsi.

Memasuki tahap penanganan lanjutan pada Senin (24/8), support logistik kembali didistribusikan berupa 45 unit kasur lipat, 50 selimut, 240 paket sanitasi menstruasi, serta 240 popok bayi. Dukungan juga mengalir dari sejumlah BUMN lainnya:

  • PT PLN (Persero): Menyalurkan paket sembako dan kebutuhan dasar.
  • PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN): Memberikan support kasur lipat, selimut, karpet, bahan pangan, dan perlengkapan ibadah.
  • PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI): Menyalurkan bahan pangan dan kebutuhan pokok lainnya.

"Kami mengapresiasi kepedulian seluruh pihak, baik BUMN, investor, komunitas, tenant, maupun masyarakat nan ikut bergerak membantu Kampung Adat Sasak Sade," tambah Troy.

Saat ini, Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah berbareng Pemerintah Provinsi NTB telah menetapkan posko tanggap darurat di Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Desa Rembitan. Posko tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lombok Tengah, komplit dengan akomodasi dapur umum untuk memenuhi kebutuhan konsumsi warga.

Berdasarkan pendataan sementara, kebakaran dahsyat tersebut menghanguskan 75 unit rumah warga. Selain hunian, api juga merusak sejumlah akomodasi budaya dan umum, termasuk satu masjid, empat berugak sekenam besar, enam berugak sekepat, 69 unit artshop, Bale Beleq, toilet umum wisatawan, hingga gerbang Desa Adat Sade.

"Kami berambisi support nan diberikan dapat membantu memenuhi kebutuhan penduduk dalam masa tanggap darurat ini," pungkas Troy. (Ant/E-3)

Selengkapnya