Caitlin Halderman, Baskara Mahendra, Haico Van Der Veken dan Carissa Perusset datang dalam sesi press conference serial original Jakarta Undercover: Members Only di Plaza Indonesia. Jakarta, Kamis(6/8)(MI/Netty fatmawati Pane)
AKTRIS Caitlin Halderman mengungkapkan bahwa mendalami karakter Sita Caitlin Halderman, seorang wartawan dalam serial Jakarta Undercover: Members Only, tidak cukup hanya dengan memahami naskah. Untuk membangun karakter nan meyakinkan, dia melakukan riset mengenai bumi jurnalistik sekaligus memanfaatkan pengalaman pribadinya nan telah berkawan dengan aktivitas menulis sejak duduk di bangku SMA.
Pengalaman tersebut dibagikan Caitlin saat sesi press conference usai screening perdana Jakarta Undercover: Members Only di Plaza Indonesia, Jakarta, Kamis (6/8). Dalam serial garapan tersebut, dia memerankan dua karakter sekaligus, sehingga dituntut untuk memberikan pendekatan nan berbeda pada masing-masing tokoh.
"Saya lumayan banyak meriset karakter Sita secara general, lantaran di sini saya memerankan dua karakter sekaligus," ujar Caitlin.
Menurut Caitlin, proses pendalaman karakter menjadi lebih mudah lantaran dia mempunyai pengalaman bergesekan dengan bumi jurnalistik sejak remaja. Saat tetap bersekolah, dia aktif menulis untuk majalah sekolah dan mading sehingga telah memahami dasar-dasar penulisan berita.
"Waktu SMA saya memang suka menulis untuk majalah sekolah dan mading. Dari situ saya sudah mengenal dasar-dasar jurnalistik, seperti apa nan bisa ditulis dan apa nan tidak. Selain itu saya juga banyak berbincang dengan teman-teman media untuk memahami gimana mereka bekerja dan menentukan liputan," kata Caitlin.
Tak berakhir pada pengalaman pribadi, Caitlin juga berbincang dengan sejumlah insan pers selama proses produksi. Ia mempelajari langkah wartawan mencari informasi, menentukan perspektif pandang pemberitaan, hingga memahami etika nan kudu dijaga saat melakukan peliputan.
Bekal tersebut kemudian dia gunakan untuk membangun sosok Sita sebagai wartawan muda nan berupaya mengungkap misteri kematian di kembali gemerlap kehidupan malam Jakarta.
Menurut Caitlin, tantangan memerankan Sita bukan hanya terletak pada profesinya sebagai jurnalis, tetapi juga gimana karakter tersebut bereaksi ketika memasuki lingkungan nan sama sekali asing baginya, ialah Golden Sunrise, tempat nan menjadi pusat beragam bentrok dalam cerita.
Dari perspektif pandang Sita, Golden Sunrise merupakan bumi nan penuh teka-teki. Pada awal cerita, dia memandang orang-orang nan berada di dalamnya sebagai sosok nan keras, tertutup, dan dipenuhi misteri. Namun seiring penyelidikannya berkembang, pandangan tersebut perlahan berubah.
Sita mulai menyadari bahwa setiap karakter nan ditemuinya mempunyai latar belakang, alasan, dan perjuangan hidup masing-masing. Perubahan perspektif inilah nan menjadi salah satu perkembangan krusial dalam perjalanan karakter nan diperankan Caitlin.
Melalui proses riset nan dipadukan dengan pengalaman pribadinya, Caitlin berambisi karakter Sita dapat terasa lebih dekat dengan penonton sekaligus menggambarkan sisi manusiawi seorang wartawan nan tidak hanya mengejar fakta, tetapi juga berupaya memahami orang-orang di kembali setiap peristiwa.
Serial Jakarta Undercover: Members Only sendiri mengangkat kisah investigasi seorang wartawan muda nan terseret ke dalam bumi malam Jakarta untuk mengungkap sebuah misteri kematian. Screening perdana di Plaza Indonesia dihadiri para pemain, sutradara, tim produksi, serta awak media nan turut menyaksikan bagian pertama sekaligus mendengarkan cerita di kembali proses imajinatif para pemerannya.









English (US) ·
Indonesian (ID) ·