Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dalam perbincangan melalui konvensi video nan menghubungkan letak utama aktivitas di Perumahan Puri Delta City Side, Kabupaten Batang, Jawa Tengah, dengan Tomohon.(Dok BNI)
SETELAH 14 tahun menjalani kehidupan rumah tangga, Terry Alfrits Wagiu akhirnya dapat mewujudkan impiannya mempunyai rumah pertama. Wartawan asal Tomohon itu memperoleh kediaman di Grazia Residence 2 melalui akomodasi Kredit Pemilikan Rumah (KPR) subsidi PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk alias BNI.
Terry menjadi salah satu penerima faedah dalam aktivitas Akad Massal dan Serah Terima Kunci 62.710 Unit Rumah nan diselenggarakan pemerintah secara serentak pada Kamis (30/7).
Kisahnya mendapat perhatian Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dalam perbincangan melalui konvensi video nan menghubungkan letak utama aktivitas di Perumahan Puri Delta City Side, Kabupaten Batang, Jawa Tengah, dengan Tomohon.
Dalam perbincangan tersebut, Presiden menanyakan kondisi rumah nan sekarang ditempati Terry, mulai dari kualitas gedung hingga akomodasi pendukung di lingkungan perumahan.
“Sangat baik, Pak, sangat bagus. Airnya lancar, bangunannya kuat juga, keamanan juga, malam terang, Pak,” ujar Terry saat menjawab pertanyaan Presiden.
Kesempatan itu juga digunakan Terry untuk menyampaikan rasa syukur lantaran akhirnya dapat mempunyai kediaman sendiri setelah menanti lebih dari satu dekade.
“Saya juga mau menyampaikan banyak terima kasih, Pak. Karena melalui program Bapak, saya bisa punya rumah. Sudah 14 tahun menikah, baru dapat rumah ini,” ungkapnya.
Terpisah, Direktur Commercial Banking BNI Muhammad Iqbal mengatakan, pengalaman Terry menunjukkan akibat akses pembiayaan perumahan terhadap kehidupan masyarakat. Bagi banyak keluarga, rumah tidak hanya menjadi aset, tetapi juga memberikan rasa aman, kepastian, dan fondasi untuk menata masa depan.
“Kisah Terry menjadi gambaran nyata gimana akses pembiayaan perumahan dapat memberikan faedah langsung bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujar Iqbal dalam keterangan tertulis.
Menurut dia, BNI sebagai salah satu bank penyalur KPR subsidi terus mendukung Program Tiga Juta Rumah melalui penyediaan pembiayaan bagi masyarakat berpenghasilan rendah.
“BNI terus berkomitmen mendukung Program Tiga Juta Rumah melalui penyediaan akses pembiayaan nan mudah, terjangkau, dan berkepanjangan bagi masyarakat berpenghasilan rendah,” katanya.
Iqbal menambahkan, keterlibatan BNI dalam janji massal dan serah terima kunci tersebut merupakan bagian dari sinergi antara pemerintah, perbankan, pengembang, dan pemangku kepentingan lainnya untuk memperluas akses kepemilikan rumah.
Acara itu turut dihadiri Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait, Komisioner BP Tapera Heru Pudyo Nugroho, jejeran ketua Himpunan Bank Milik Negara, perwakilan bank penyalur, pengembang, serta para penerima manfaat.
Kisah Terry menjadi salah satu potret gimana pembiayaan rumah subsidi dapat membantu family Indonesia memperoleh kediaman pertama. Melalui support terhadap sektor perumahan, BNI berupaya memperluas kesempatan masyarakat untuk mempunyai tempat tinggal nan layak sekaligus membangun kehidupan nan lebih kondusif dan terencana. (RO/E-4)








English (US) ·
Indonesian (ID) ·