ARTICLE AD BOX
Jakarta, CNN Indonesia --
Megabintang Argentina, Lionel Messi, tercatat telah merengkuh nyaris semua trofi bergengsi dan penghargaan perseorangan tertinggi sepanjang sejarah sepak bola.
Namun, ada satu celah unik sekaligus langka dalam pekerjaan luar biasanya: dia belum pernah sekalipun bertanding melawan Timnas Inggris di panggung internasional.
Penantian panjang tersebut dipastikan berhujung pada Kamis (16/7) awal hari WIB. Peraih delapan trofi Ballon d'Or itu bakal memimpin rekan-rekannya di Stadion Atlanta untuk menantang The Three Lions dalam laga tensi tinggi babak semifinal Piala Dunia 2026.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Melansir Gulf News, kesempatan emas Messi untuk menghadapi Inggris sebenarnya sempat terbuka pada tahun 2005. Saat itu, Messi tetap berstatus pemain remaja nan baru saja menarik perhatian bumi berbareng Barcelona.
Namun, nasib apes menghampirinya tiga bulan sebelum laga persahabatan melawan Inggris digelar. Melakoni debut seniornya untuk Argentina melawan Hungaria, Messi justru diusir keluar lapangan akibat kartu merah langsung hanya 47 detik setelah masuk sebagai pemain pengganti.
Hukuman skorsing tersebut memaksa Messi tidakhadir dalam laga kontra Inggris di Jenewa, Swiss. Tanpa kehadiran sang calon maestro, laga sengit itu berhujung dengan kemenangan Inggris 3-2, sementara Messi hanya bisa menyaksikannya laga itu.
Selain aspek kartu merah di awal kariernya, ada argumen finansial nan membikin duel Messi melawan Inggris tidak pernah terwujud dalam laga uji coba selama dua dasawarsa terakhir.
Seiring meroketnya status Messi sebagai salah satu pemain terbaik sejagat, tarif nan dipatok Federasi Sepak Bola Argentina (AFA) untuk laga persahabatan ikut melonjak drastis.
Biaya mendatangkan Argentina dengan agunan kehadiran Messi dilaporkan mencapai 3 juta hingga 4 juta pound sterling per pertandingan. Selain itu, letak geografis Argentina nan jauh memerlukan biaya operasional dan akomodasi nan sangat besar.
Tingginya angka-angka tersebut disinyalir membikin Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA) enggan melangkah lebih jauh untuk menggelar laga persahabatan, sehingga publik tidak pernah memandang duel Messi vs Inggris hingga saat ini.
Setelah bertahun-tahun terhalang oleh nasib apes kartu merah dan klausul upaya nan mahal, takdir Piala Dunia akhirnya mempertemukan Lionel Messi dengan musuh bebuyutan negaranya di babak semifinal.
Pertandingan di Stadion Atlanta kelak bukan sekadar perebutan tiket menuju partai puncak Piala Dunia 2026, melainkan misi pribadi Messi untuk menaklukkan satu-satunya raksasa Eropa nan belum pernah dia hadapi.
(wiw/abs)
Add
as a preferred source on Google

1 jam yang lalu
2








English (US) ·
Indonesian (ID) ·