Petenis Filipina Alexandra Eala usai menjadi juara Mubadala Citi DC Terbuka.(AFP/SCOTT TAETSCH / GETTY IMAGES NORTH AMERICA)
PETENIS muda asal Filipina, Alexandra Eala, mencatatkan sejarah baru. Atlet berumur 21 tahun ini menjadi petenis pertama dari negaranya nan sukses menjuarai turnamen WTA 500 usai memenangi final Mubadala DC Terbuka di Washington, Amerika Serikat, Selasa WIB.
Eala meraih gelar juara usai menumbangkan unggulan pertama, Jessica Pegula, lewat pertarungan tiga set 4-6, 6-4, dan 6-0.
Laga puncak tersebut sempat terhenti akibat hujan sejak Minggu (2/8) malam. Saat pertandingan dilanjutkan, Eala dalam posisi tertinggal 3-4 pada set kedua. Namun, dia sukses membalikkan keadaan secara spektakuler dengan menyapu sembilan gim terakhir secara beruntun.
"Saya sama sekali tidak menyangka bakal mengangkat trofi ini," kata Eala, dikutip dari laman WTA.
Pencapaian di Washington menjadi panggung pembuktian Eala setelah tahun lampau menelan kekecewaan di final Eastbourne Terbuka akibat kandas memanfaatkan empat championship point saat menghadapi Maya Joint.
Langkah Eala menuju tangga juara diisi dengan performa impresif. Sepanjang turnamen, dia menumbangkan deretan petenis unggulan, mulai dari Elina Svitolina (unggulan kedua), Naomi Osaka (unggulan ketiga), hingga juara memperkuat Leylah Fernandez (unggulan ketujuh). Ia juga menyingkirkan peraih lencana emas Olimpiade Paris 2024, Zheng Qinwen.
Kemenangan atas Svitolina dan Pegula membikin Eala sekarang mengoleksi tujuh kemenangan atas petenis ranking 10 besar bumi sepanjang musim ini. Catatan tersebut menyamai rekor Elena Rybakina dan Elina Svitolina.
Berkat hasil manis ini, Eala diproyeksikan bakal menembus ranking 20 besar bumi (WTA) untuk pertama kalinya dalam karier.
"Saya mengakhiri turnamen dalam kondisi nan lebih baik daripada saat memulainya," ujar Eala.
Usai menjuarai Mubadala DC Terbuka, Eala dijadwalkan langsung bertolak ke Canadian Open 2026. Tampil sebagai unggulan ke-25 dalam arena WTA 1000 tersebut, Eala mendapat bye di babak pertama dan sudah ditunggu petenis Amerika Serikat, Alycia Parks, pada babak kedua. (Ant/Z-1)








English (US) ·
Indonesian (ID) ·