Collina Balas Tuduhan Mesir: Infantino Tidak Bisa Pengaruhi Wasit

2 jam yang lalu 2
ARTICLE AD BOX

Jakarta, CNN Indonesia --

Ketua Komite Wasit FIFA, Pierluigi Collina, menegaskan independensi total para pengadil lapangan di Piala Dunia 2026.

Ia menyatakan tidak ada satu pun pihak nan mempunyai kuasa untuk mengintervensi keputusan mereka, termasuk Presiden FIFA Gianni Infantino.

Pernyataan keras ini dikeluarkan sebagai respons atas kemarahan tim nasional Mesir di babak 16 besar. Mesir merasa dirampok setelah kalah dramatis 2-3 dari Argentina lewat sejumlah keputusan kontroversial wasit Francois Letexier.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Mantan wasit legendaris asal Italia itu langsung pasang badan demi melindungi reputasi jejeran anak buahnya. Collina menjamin seluruh keputusan nan diambil di atas lapangan murni berasas asas kejujuran tanpa intervensi politik.

"Sama sekali tidak ada orang nan bisa menyatakan bahwa Perwasitan FIFA dapat dipengaruhi oleh siapa pun, apalagi oleh Presiden FIFA [Gianni Infantino] sekalipun," ujar Collina dilansir dari Independent.

Misi perlindungan ini sengaja ditekankan lantaran tuduhan sepihak dari kubu Mesir dinilai sudah melintasi pemisah wajar. Menurutnya, narasi negatif nan dibangun tim bisa berakibat jelek pada keselamatan sang pengadil.

"Ketika perihal itu terjadi [tuduhan tanpa bukti], dapat memicu reaksi ekstrem nan berujung pada ancaman terhadap mereka dan keluarganya. Ini jelas tidak benar," kata Collina.

Banner Gempita Bola 2026

Sebelumnya, penyerang sayap Mesir, Mostafa Zico secara frontal menuduh pertandingan melawan Argentina telah diatur. Juru latih Mesir, Hossam Hassan juga menuding adanya tekanan dari kubu Argentina nan membikin wasit Letexier berat sebelah.

Collina tidak menampik adanya potensi kekeliruan di lapangan akibat padatnya agenda pertandingan di jenis kali ini, namun dia menutup pintu rapat-rapat bagi siapa saja nan beriktikad menggoyang integritas institusinya.

"Diskusi konstruktif soal keputusan bakal selalu menjadi bagian dari sepak bola, tetapi tuduhan tanpa bukti tidak mempunyai tempat di olahraga kita. Tidak ada nan bisa mempertanyakan integritas perangkat pertandingan FIFA," ucapnya.

Laga babak 16 besar itu sendiri berhujung menyakitkan bagi Mesir nan sempat unggul dua gol di paruh laga. Langkah mereka terhenti setelah Argentina bangkit mencetak tiga gol jawaban di menit-menit akhir pertandingan.

[Gambas:Video CNN]

(afr/nva)

Add as a preferred
source on Google
Selengkapnya