CTO Danantara Blak-blakan Bahas Strategi Atasi Kekosongan Rantai Pasok

1 jam yang lalu 3

Jakarta, CNBC Indonesia - Chief Technology Officer (CTO) Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara, Sigit Puji Santosa mengungkap bahwa Indonesia saat ini perlu berterima kasih lantaran mempunyai kekayaan alam nan luar biasa. Sehingga sangat krusial untuk Indonesia bisa mengelola sumber kekayaan alam tersebut hingga memberikan nilai tambah nan lebih optimal, salah satunya lewat hilirisasi.

Danantara sendiri lanjutnya mempunyai strategi garang dalam mendorong hilirisasi bisa melangkah dengan baik. Salah satunya dengan melakukan proses integrasi secara menyeluruh dari hulu hingga hilir. Langkah ini sangat krusial agar produksi hingga pengedaran tidak terputus.

"Selama ini tahun 70an, 80an kita untuk mineral lebih banyak ekstraktif industri activity. Kita di sisi hilir hanya posisi di mana produksi dan industri untuk assembly missing link ada di tengah jadi Danantara dalam rangka bangun indusri berkepanjangan maka kita bakal membangun indusrtri berkepanjangan dari mulai hulu upstream sampai ke downstream," terangnya dalam MINDialogue dengan tema Komoditas untuk Negeri: Strategi Penguatan Cadangan Mineral untuk Stabilitas dan Kedaulatan Ekonomi RI, Rabu (12/8/2026).

Seperti diketahui, tantangan nan cukup besar selama ini dalam pemanfaatan sumber daya alam lebih banyak ke arah ekstraktif activities. Mengingat teknologi dan sumber daya manusia belum mumpuni. Selain itu, investasi nan dibutuhkan juga tidak sedikit.

Beruntung saat ini Indonesia telah mempunyai Danantara. Kebutuhan investasi nan besar dalam mendorong program hilirisasi bisa dipenuhi.

"Jadi tantangan invest its not a problem anymore ketiga offtaker kita punya pasar besar tapi terkadang kita terpecah-pecah walaupun ada bumn ada nan flavornya import ekspor di bagian hulu dan hilir jadi insha Allah kita bisa bangun industri," jelasnya.

(dpu/dpu) [Gambas:Video CNBC]

Selengkapnya