Dampak Gempa Pangandaran, Perjalanan KA Siliwangi Rute Cipatat-Sukabumi Dihentikan Sementara

57 menit yang lalu 2
Dampak Gempa Pangandaran, Perjalanan KA Siliwangi Rute Cipatat-Sukabumi Dihentikan Sementara Petugas Kereta Api Indonesia memastikan jalur kereta api kondusif setelah gempa magnitudo 5.3 nan terpusat di Kabupaten Pangandaran dirasakan cukup kencang di sejumlah wilayah termasuk di jalur kereta api Cianjur, Rabu (5/8/2026).(ANTARA/istimewa.)

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 2 Bandung menghentikan sementara operasional Kereta Api (KA) Siliwangi rute Cipatat-Cianjur-Sukabumi pada Rabu (5/8) malam. Langkah ini diambil guna memastikan seluruh prasarana perkeretaapian dalam kondisi kondusif usai diguncang gempa bumi magnitudo 5.3.

Manager Humasda KAI Daop 2 Bandung Kuswardojo menegaskan bahwa penghentian perjalanan merupakan Prosedur Standar Operasional (SOP) keselamatan wajib setiap kali terjadi musibah nan berpotensi memengaruhi keamanan perjalanan kereta.

Gempa bumi magnitudo 5.3 dilaporkan berpusat di 79 kilometer barat daya Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, pada kedalaman 18 kilometer, Rabu (5/8) pukul 21.55 WIB.

"Getaran gempa dirasakan di nyaris seluruh wilayah operasional KAI Daop 2 Bandung, khususnya pada lintas dari Stasiun Nagreg hingga Stasiun Banjar, lintas Stasiun Cibatu hingga Stasiun Garut, serta lintas Stasiun Cipatat hingga Stasiun Gandasoli," kata Kuswardojo saat dihubungi, Rabu (5/8).

Sesaat setelah gempa terjadi, Pusat Pengendali Operasi Kereta Api (Pusdalopka) Daop 2 Bandung langsung menginstruksikan seluruh rangkaian kereta api untuk berakhir di stasiun terdekat maupun di petak jalan.

KAI Daop 2 Bandung menerjunkan tim petugas prasarana untuk melakukan penelusuran serta pemeriksaan menyeluruh terhadap jalur rel, jembatan, terowongan, wesel, dan akomodasi pendukung lainnya di sepanjang rute terdampak.

Pemeriksaan intensif dilakukan untuk memastikan tidak ada kerusakan struktural sebelum perjalanan kereta diizinkan beraksi kembali.

"Kami memahami adanya potensi keterlambatan nan dialami pengguna akibat penghentian sementara perjalanan kereta api. Namun langkah ini kudu kami lakukan demi memastikan seluruh perjalanan berjalan dengan selamat, aman, dan nyaman," terangnya.

Pihak manajemen KAI memohon maaf atas ketidaknyamanan nan dialami para penumpang. Hingga Rabu (5/8) pukul 22.25 WIB, pemeriksaan prasarana tetap terus berjalan di sejumlah petak jalan.

KAI Daop 2 Bandung mengimbau para penumpang untuk tetap tenang dan memantau pembaruan info operasional secara berkala melalui saluran resmi KAI.

"Kami mengimbau seluruh pengguna untuk tetap tenang dan mengikuti info resmi nan disampaikan oleh KAI, setiap keputusan operasional selalu mengedepankan aspek keselamatan sebagai prioritas utama penyelenggaraan perjalanan kereta api," pungkasnya.

(Ant/P-4)

Selengkapnya