ARTICLE AD BOX
loading...
Dalam rangka menyambut peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-79, jejeran pengurus pusat Dekopin melaksanakan kunjungan ke makam Bapak Koperasi Indonesia Mohammad Hatta di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan. Foto: Ist
JAKARTA - Dalam rangka menyambut peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-79, jejeran pengurus pusat Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) melaksanakan aktivitas kunjungan ke makam Proklamator sekaligus Bapak Koperasi Indonesia Mohammad Hatta (Bung Hatta) di Taman Pemakaman Umum (TPU) Tanah Kusir, Jakarta Selatan.
Kegiatan reflektif ini dipimpin langsung oleh jejeran ketua Dekopin sebagai corak penghormatan mendalam atas warisan pemikiran ekonomi kerakyatan nasional. Ziarah ini bukan sekadar ritual tahunan, melainkan momentum krusial bagi aktivitas koperasi Indonesia untuk melakukan napak tilas perjuangan dan memperkuat komitmen kebangsaan.
Baca juga: Dekopin Minta RUU PPSK Tak Hilangkan Jatidiri Koperasi
Di depan pusara Bung Hatta, family besar Dekopin memanjatkan angan berbareng serta merefleksikan kembali cita-cita luhur ekonomi berbasis gotong royong nan menjadi pilar keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.
Sekjen Dekopin Gilang Widya Pramana memberikan pandangan strategis mengenai masa depan koperasi di era digital. Pria nan berkawan disapa Juragan 99 ini menekankan bahwa kunci keberlanjutan ekonomi kerakyatan hari ini berada di tangan Generasi Z (Gen Z).
Sebagai langkah konkret, Dekopin mempunyai program pencarian Brand Ambassador Gen Z Dekopin untuk menjaring representasi anak muda berbakat di seluruh Indonesia. "Bung Hatta mendirikan koperasi dengan visi kebersamaan nan sangat maju. Tugas kita sekarang adalah menerjemahkan visi tersebut ke dalam bahasa dan style hidup anak muda era sekarang. Gen Z mempunyai produktivitas tinggi, adaptif terhadap teknologi, dan punya kepedulian sosial nan kuat. Lewat pemilihan Brand Ambassador ini, kami mau mencari ikon muda nan bisa membawa koperasi masuk ke dalam ekosistem digital dan menginspirasi generasinya," ujar Gilang.
Dekopin berkomitmen penuh meremajakan gambaran koperasi agar tidak lagi dianggap sebagai lembaga finansial nan antik alias sekadar urusan orang tua. Koperasi masa sekarang kudu beralih bentuk menjadi wadah upaya pilihan utama bagi pelaku upaya muda melalui penemuan teknologi.









English (US) ·
Indonesian (ID) ·