Pabrik Sepatu China Kebakaran, 28 Orang Tewas Terperangkap

1 jam yang lalu 3
ARTICLE AD BOX

Jakarta, CNBC Indonesia - Kebakaran dahsyat menghanguskan pabrik sepatu China, di Kota Jinjiang, Provinsi Fujian. Sedikitnya 28 orang tewas dalam kebakaran tersebut.

Kebakaran terjadi Kamis, sekitar tengah hari waktu setempat. Rekaman memperlihatkan asap hitam pekat membubung dari jendela nan pecah, sementara petugas berupaya memadamkan api dari beragam sisi bangunan.

Sejumlah pekerja juga terlihat berlindung di dekat jendela dan genting gedung sebelum sukses dievakuasi. Beberapa jam setelah api berkobar, otoritas tetap meyakini ada sejumlah pekerja nan belum sukses dievakuasi dari dalam gedung.

Media pemerintah CCTV melaporkan sebanyak 237 pekerja dan dua pengantar peralatan berada di dalam pabrik saat kebakaran terjadi. Dari jumlah tersebut, 213 orang sukses dievakuasi, sementara rincian pasti mengenai jumlah korban nan tetap lenyap tetap terus diverifikasi oleh pihak berwenang.

Kepala Pemadam Kebakaran Jinjiang, Du Zhenzhou, mengatakan proses pengamanan sempat terkendala. Pasalnya akses menuju lantai atas tertutup tumpukan material produksi sepatu.

"Tangga dan pintu keluar terhalang bahan-bahan sepatu," ujarnya menambahkan, perekat serta bahan baku lain nan mudah terbakar membikin kobaran api sigap membesar dan menyulitkan proses pemadaman, dikutip Jumat (10/7/2026).

Mengutip Xinhua, penyelidikan awal telah dilakukan. Laman itu melaporkan pemilik perusahaan beserta beberapa pihak lainnya telah ditahan sementara rekening perusahaan dibekukan sebagai bagian dari proses investigasi.

Sementara itu, Presiden China Xi Jinping menyebut kejadian tersebut sebagai tragedi nan menimbulkan "kerugian besar bagi manusia". Ia memerintahkan seluruh pihak mengenai mengerahkan segala upaya untuk mempercepat proses pencarian dan pengamanan korban.

"Penyebab kecelakaan kudu diidentifikasi sesegera mungkin dan mereka nan bertanggung jawab kudu dimintai pertanggungjawaban secara tegas," kata Xi.

Xi Jinping menyoroti bahwa China telah mengalami beberapa kecelakaan industri besar sepanjang tahun ini. Menurutnya, seluruh pemerintah wilayah dan lembaga mengenai kudu mengambil pelajaran dari beragam kejadian tersebut dengan menerapkan standar keselamatan nan lebih ketat dan efektif agar tragedi serupa tidak kembali terjadi.

Jinjiang dikenal sebagai salah satu pusat industri dasar kaki terbesar di China sekaligus pedoman produksi beragam merek sepatu olahraga untuk pasar global. Kebakaran ini kembali menjadi sorotan terhadap standar keselamatan kerja di sektor manufaktur, setelah sebelumnya China juga dilanda sejumlah kecelakaan besar, termasuk ledakan pabrik kembang api nan menewaskan 37 orang serta kebakaran gedung nan merenggut puluhan korban jiwa dalam beberapa bulan terakhir.

(tfa/sef)

Add logo_svg as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Selengkapnya