Deschamps: Prancis dan Inggris Ogah-ogahan Rebut Peringkat Ketiga

3 hari yang lalu 8

Jakarta, CNN Indonesia --

Pelatih timnas Prancis, Didier Deschamps menyebut timnya dan Inggris sama-sama lesu untuk memperebutkan ranking ketiga Piala Dunia 2026.

Prancis dan Inggris tetap kudu menjalani satu laga terakhir pada perebutan tempat ketiga Piala Dunia 2026 di Stadion Miami, Minggu (19/7) awal hari WIB. Namun Deschamps beranggapan kedua kubu tak menggebu-gebu jelang laga.

"Saya punya tanggungjawab untuk pertandingan ini. Laga ini bukan persahabatan, ini duel perebutan tempat ketiga. Pemain, staf, dan saya punya tugas terakhir untuk ini meski tak lebih krusial daripada final."

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Inggris enggan main di laga seperti ini, kami juga sama. Tapi toh kami sudah di sini," kata Deschamps dikutip dari NDTV.

Meski terkesan tak berapi-api, Deschamps menegaskan bakal mengincar kemenangan kontra The Three Lions. Bagaimanapun, dia mau hasil maksimal dipetik dari setiap pertandingan.

"Kami meletakkan sasaran untuk menduduki ranking ketiga dan mewujudkan ambisi terakhir itu. Kami punya tugas memakai jersey ini," ucapnya.

Duel Prancis vs Inggris sekaligus bakal jadi penutup lembaran Deschamps sebagai pembimbing Les Bleus. Berada di kembali kemudi sejak 2012, ahli strategi 57 tahun itu memutuskan berpisah setelah Piala Dunia 2026. Era berikutnya bakal ditangani oleh Zinedine Zidane.

Menjelang laga perpisahan, Deschamps tak mau larut dalam kesedihan. Setelah mempersembahkan gelar Piala Dunia pada 2018, Deschamps pamit pergi.

"Di kepala saya, saya sadar ini adalah laga terakhir saya [sebagai pembimbing Prancis]. Saya tidak mau semua orang menangis. Titik akhir sudah dekat tapi kehidupan tetap berlanjut," ujarnya.

[Gambas:Video CNN]

(ikw/ikw/rhr)

Add as a preferred
source on Google
Selengkapnya