Detik-Detik Ledakan Dahsyat Guncang Iran saat Dibom AS, Api Berkobar

1 jam yang lalu 2
ARTICLE AD BOX

AS kembali melancarkan serangan militer terbaru terhadap Iran setelah Presiden Donald Trump menyatakan dirinya tak mau melanjutkan gencatan senjata.

Asap mengepul dari sebuah pelabuhan, dekat Selat Hormuz, setelah serangan AS di Kuhestak, Provinsi Hormozgan, Iran, 8 Juli 2026, dalam tangkapan layar nan diperoleh dari video media sosial. Media Sosial/via REUTERS

Amerika Serikat (AS) kembali melancarkan serangan militer terhadap Iran setelah Presiden Donald Trump menyatakan dirinya tak lagi percaya mau melanjutkan kesepakatan dengan Teheran. Ledakan besar terlihat di beberapa wilayah di Iran. (Media Sosial/via REUTERS)

IRAN-CRISIS/USA-STRIKES

Komando Pusat AS (CENTCOM) menyatakan serangan terbaru dilakukan sebagai respons atas tindakan Iran nan menyerang kapal-kapal komersial di alias dekat Selat Hormuz. Rabu malam alias Kamis awal hari, ada 90 sasaran dibombardir AS, terutama di dekat Selat Hormuz. (Media Sosial/via REUTERS)

IRAN-CRISIS/

Trump, dalam konvensi pers KTT NATO di Ankara, Turki, mengatakan dirinya tidak lagi percaya mau mencapai kesepakatan dengan Iran. Sebelum serangan Rabu malam, Selasa, AS juga menyerang 80 sasaran di Iran. (Central Command/Handout via REUTERS)

IRAN-CRISIS/

AS mengatakan serangan dilakukan untuk melemahkan militer Iran. (U.S. Central Command/Handout via REUTERS)

IRAN-CRISIS/

Hal ini kemudian dibalas Pasukan Garda Revolusi Iran (IRGC). Iran menyatakan serangan terhadap "infrastruktur dan akomodasi penting" di pangkalan AS di Kuwait dan Bahrain. (U.S. Central Command/Handout via REUTERS)

Add logo_svg as a preferred
source on Google
Selengkapnya