Dilantik KONI, PB ORADO Resmi Jadi Induk Olahraga Domino Indonesia

1 hari yang lalu 3
Dilantik KONI, PB ORADO Resmi Jadi Induk Olahraga Domino Indonesia Ilustrasi(Dok Istimewa)

PENGURUS Besar Olahraga Domino Nasional (PB ORADO) resmi menjadi induk organisasi olahraga domino setelah diterima sebagai personil Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat. Kepengurusan PB ORADO juga resmi dilantik KONI Pusat.

Ketua Umum PB ORADO Yooky Tjahrial mengatakan, pelantikan tersebut menjawab pertanyaan masyarakat mengenai organisasi resmi nan menaungi olahraga domino di Indonesia.

"Hari ini juga menjawab satu perihal nan selama ini mungkin tetap sering ditanyakan oleh masyarakat: ‘Sebenarnya, organisasi resmi olahraga domino di Indonesia itu siapa?’ Jawabannya jelas. PB ORADO adalah induk organisasi olahraga domino nan telah diterima sebagai personil KONI Pusat," kata Yooky di Kantor KONI Pusat, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (19/8).

Menurut Yooky, status tersebut merupakan amanah untuk menata, membina, dan mengembangkan olahraga domino secara resmi dan berjenjang, mulai dari tingkat kabupaten/kota, provinsi, hingga nasional.

Saat ini, ORADO telah datang di 38 provinsi dan 309 kabupaten/kota di Indonesia. Jaringan tersebut menjadi modal organisasi untuk merangkul organisasi dan pemain domino di beragam daerah.

Yooky menegaskan, PB ORADO tidak dibentuk untuk mempertajam perbedaan dengan organisasi alias golongan domino nan telah lebih dulu ada.

"Kita datang bukan untuk mempertajam perbedaan. Kita datang untuk menyatukan seluruh insan domino Indonesia ke dalam satu wadah, satu sistem, dan satu tujuan nan sama," ujarnya.

Setelah pelantikan, PB ORADO bakal memprioritaskan pembangunan sistem kompetisi, pembinaan atlet secara berjenjang, peningkatan kualitas wasit, pembentukan klub, serta penyelenggaraan pertandingan nan profesional.

ORADO juga bakal dikembangkan sebagai bagian dari sport industry dengan menggabungkan unsur prestasi, hiburan, dan nilai ekonomi.

"Kita bakal membangun klub, turnamen, liga, merchandise, dan membuka ruang kerja sama dengan beragam pihak," kata Yooky.

Meski demikian, dia menegaskan atlet tetap menjadi pusat pengembangan olahraga domino.

"Yang kudu menjadi bintang adalah para atlet. Mereka nan kudu dikenal, mendapatkan prestasi, menjadi brand ambassador, dan menginspirasi generasi berikutnya," tuturnya.

PB ORADO juga menargetkan domino dapat dipertandingkan sebagai bagian olahraga eksibisi pada Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028. Untuk mewujudkan sasaran tersebut, ORADO bakal membangun organisasi, pembinaan, kualitas atlet, regulasi, dan kejuaraan dari tingkat wilayah hingga nasional.

Yooky pun membujuk generasi muda mengenal domino sebagai olahraga nan terbuka, tertib, sportif, dan profesional.

"Hari ini KONI telah memberikan kepercayaan kepada kita. Sekarang tugas kita adalah membuktikan bahwa kepercayaan tersebut diberikan kepada organisasi nan tepat," pungkasnya.(H-2)

Selengkapnya