Dinkes Sidoarjo Bantah Isu 500 Pelajar Terpapar HIV/AIDS, Data Riil Sebut 53 Kasus

1 jam yang lalu 4
Dinkes Sidoarjo Bantah Isu 500 Pelajar Terpapar HIV/AIDS, Data Riil Sebut 53 Kasus Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo, Lakhsmie Herawati Yuwantina(MI/HERY SUSETYO)

DINAS Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sidoarjo membantah berita viral di media sosial nan menyebut bahwa nomor pelajar terpapar HIV/AIDS di wilayah tersebut mencapai lebih dari 500 orang.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo, Lakhsmie Herawati Yuwantina menegaskan, info nan beredar di masyarakat tidak sesuai dengan info riil di lapangan. Berdasarkan info kumulatif Dinkes Sidoarjo sejak tahun 2001 hingga 2026, tercatat ada 60 kasus HIV/AIDS pada golongan usia 11 hingga 17 tahun. Dari jumlah tersebut, sebanyak 7 anak dilaporkan meninggal dunia, sehingga kasus aktif pelajar nan teridentifikasi HIV/AIDS saat ini berjumlah 53 orang.

"Angka pelajar nan terpapar HIV/AIDS tidak sebanyak nan beredar di media sosial," ujar Lakhsmie saat memberikan keterangan berbareng Yayasan Delta Crisis Center di laman Kantor Setda Kabupaten Sidoarjo, Rabu kemarin (22/7).

Selain info golongan pelajar, Dinkes Sidoarjo juga merilis info kumulatif untuk golongan usia 0 hingga 10 tahun (balita dan anak-anak). Total kasus nan tercatat pada golongan usia ini mencapai 117 kasus. Dari total 117 kasus tersebut, 35 anak dilaporkan telah meninggal dunia.

Sementara 50 anak berstatus Lost to Follow-Up (LTFU) alias tidak diketahui keberadaannya, baik lantaran pindah domisili maupun meninggal tanpa terdata. Sisanya 32 anak tetap teridentifikasi aktif dan terus menjalani perawatan.

Lakhsmie menambahkan, sebanyak 32 anak nan teridentifikasi aktif tersebut saat ini berada dalam pemantauan medis dan rutin mengonsumsi obat Antiretroviral (ARV) secara berkala. (H-2)

Selengkapnya