Diperiksa KPK Sekitar 11 Jam, 2 Wakil Rektor Unsoed Dibawa ke Jakarta(MI/Lilik Darmawan)
KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK) membawa enam orang ke Jakarta setelah menjalani pemeriksaan selama sekitar 11 jam di gedung Satuan Reskrim Polresta Banyumas, Jawa Tengah pada Kamis (20/8) sejak siang hingga malam.
Salah satu di antaranya merupakan Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto, Prof Norman Arie Prayoga. Selain itu, Wakil Rektor I Bidang Akademik Unsoed Prof Noor Farid. Nama lainnya Kepala Bagian Akademik dan Kemahasiswaan Unsoed Eko Sumanto. Sedangkan dari eksternal kampus, KPK memeriksa Adhi Wiharto, Dian Mulia Wardhana namalain Kating, serta Mulyono nan berkawan disapa Nono.
Pantauan Media Indonesia, rombongan KPK meninggalkan gedung Satreskrim Polresta Banyumas sekitar pukul 22.45 WIB. Mereka terlihat membawa sejumlah tas nan diduga berisi dokumen.
Selain Norman, Kepala Bagian Akademik dan Kemahasiswaan Unsoed, Eko Sumanto, nan merupakan aparatur sipil negara (ASN), juga dibawa ke Jakarta. Tiga orang lainnya nan ikut dalam rombongan disebut berasal dari luar lingkungan Unsoed.
Saat digiring menuju kendaraan, Norman sempat menjawab singkat pertanyaan wartawan mengenai keberangkatannya ke Jakarta. Ia mengatakan pemeriksaan bakal dilanjutkan di Jakarta. "Mau dilanjutkan ke Jakarta pertanyaannya," kata Norman ketika melangkah menuju mobil berwarna hitam nan telah disiapkan KPK.
Norman mengatakan bahwa dirinya tidak boleh bilang mengenai pemeriksaan. “Tidak boleh ngomong,”katanya sembari mempercepat jalannya.
Sejumlah mobil nan disiapkan KPK adalah beberapa minibus nan mengangkut Sementara pihak terperiksa lainnya diarahkan masuk ke dua mobil hitam bernomor polisi R 1086 UA dan R 1047 TH.
Sebelumnya, Wakil Rektor I Bidang Akademik Unsoed, Prof Dr Ir Noor Farid, juga terlihat berada di gedung Sat Reskrim Polresta Banyumas. Namun, dia tidak terlihat dalam rombongan lima orang nan dibawa KPK ke Jakarta.
Farid sempat keluar dari gedung sekitar pukul 15.32 WIB untuk melaksanakan salat Ashar di masjid nan berada di kompleks Mapolresta Banyumas. Setelah salat, dia kembali ke gedung Sat Reskrim.
Saat sejumlah wartawan mencoba meminta keterangan, Farid tidak memberikan penjelasan mengenai keberadaannya di lokasi. Dia hanya tersenyum sebelum kembali masuk ke gedung.
Pemeriksaan oleh tim KPK tersebut berjalan sejak sekitar pukul 12.00 WIB. Hingga rombongan meninggalkan Mapolresta Banyumas, belum ada keterangan resmi mengenai perkara maupun materi pemeriksaan nan menjadi dasar KPK membawa kelima orang tersebut ke Jakarta.
Kepastian pemeriksaan nan dilakukan oleh KPK dikonfirmasi Kapolresta Banyumas Kombes Petrus P Silalahi. Ia membenarkan bahwa KPK melakukan pemeriksaan di Mapolresta Banyumas. Namun, dia mengaku tidak mengetahui identitas orang-orang nan diperiksa maupun materi pemeriksaannya.
"Memang dalam konteks KPK itu meminta ruang periksa, ya pasti kita kasih. Karena hubungannya kan kelembagaan," kata Petrus.
Hingga buletin ini ditulis, KPK belum merilis keterangan resmi mengenai bangunan perkara maupun materi pemeriksaan nan melatarbelakangi pengamanan para pihak tersebut. (LD/P-4)









English (US) ·
Indonesian (ID) ·