Dishub DKI Siapkan CCTV Berbasis AI untuk Cegah Kebocoran Parkir

5 jam yang lalu 4
Dishub DKI Siapkan CCTV Berbasis AI untuk Cegah Kebocoran Parkir Parkir liar di Jakarta.(MI/Pius)

DINAS Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta bakal memasang kamera pengawas (CCTV) berbasis kepintaran buatan (AI) di pintu masuk dan keluar letak parkir untuk menekan kebocoran pendapatan. Sistem itu bakal menghitung otomatis jumlah kendaraan nan masuk dan keluar, lampau mencocokkannya dengan info transaksi parkir.

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Budi Awaludin mengatakan langkah tersebut menjadi bagian dari penguatan digitalisasi sistem parkir. Menurutnya, penggunaan aplikasi Parkee telah terbukti meningkatkan pendapatan parkir, terutama di area Monas.

“Saat ini kan kita sudah memakai aplikasi Parkee. Dengan adanya aplikasi Parkee ini rupanya mendongkrak pendapatan kita nan sungguh luar biasa, terutama jika kita lihat di Monas itu lonjakannya sampai 300%,” kata Budi di DPRD DKI Jakarta, Selasa (28/7).

Namun, dia mengakui sistem nan ada tetap berjuntai pada petugas untuk memasukkan info kendaraan secara manual. Karena itu, Dishub bakal memanfaatkan CCTV berbasis AI agar seluruh kendaraan nan keluar-masuk area parkir tercatat otomatis.

“CCTV kita taruh di depan pintu parkir, kelak ada AI-nya. Di back-end bisa menghitung berapa sebenarnya jumlah nan masuk dan keluar secara otomatis setiap hari,” ujarnya.

Data dari kamera tersebut nantinya bakal dibandingkan dengan transaksi nan diinput petugas sehingga potensi kebocoran pendapatan dapat langsung terdeteksi. Selain parkir di luar badan jalan (off-street), Dishub juga tengah menyiapkan sistem baru untuk parkir di badan jalan (on-street). Budi menyebut perangkat nan saat ini digunakan di area Jalan Sabang sudah tidak lagi dapat dikembangkan lantaran vendor dan suku cadangnya tidak tersedia.

Dishub sekarang mengkaji sejumlah teknologi baru nan dinilai lebih praktis. Salah satunya sistem pembayaran cukup dengan tap, sehingga transaksi parkir dapat berjalan lebih sigap dibanding metode QRIS maupun kartu ATM nan digunakan saat ini.

Sementara itu, Ketua Komisi B DPRD DKI Jakarta Nova Harivan Paloh meminta Dishub mempercepat digitalisasi parkir agar potensi kebocoran pendapatan dapat ditekan sekaligus meningkatkan penerimaan daerah.

“Coba kita kejar sasaran digitalisasi keseluruhan, jadi artinya kita bisa lihat apakah ada loss di sana. Kalau sudah digitalisasi semuanya ada peningkatan, baru kelak kita bicara langkah berikutnya,” ujar Nova. (Far/P-3)

Selengkapnya