Diwarnai Kritik, ITA Tetap Tes Doping Seluruh Pembalap Tour de France

2 jam yang lalu 5
Diwarnai Kritik, ITA Tetap Tes Doping Seluruh Pembalap Tour de France Para pembalap bertindak di etape 19 Tour de France.(AFP/Anne-Christine POUJOULAT)

SELURUH pembalap nan tetap memperkuat dalam arena Tour de France diwajibkan menjalani tes doping massal pada hari istirahat, Senin (20/7). Pemeriksaan menyeluruh ini merupakan bagian dari program pengawasan ketat nan dijalankan oleh Badan Pengujian Internasional (International Testing Agency/ITA).

Dalam pernyataannya, Kamis (23/7), ITA menjelaskan seluruh pebalap di peloton mengikuti pengambilan sampel darah untuk program Athlete Biological Passport (ABP).

"Seluruh pebalap di peloton mengikuti pengetesan tersebut sebagai bagian dari program antidoping berbasis intelijen dan penilaian akibat nan terus dijalankan ITA selama Tour de France," tulis ITA dikutip dari AFP.

ITA tidak mengungkap hasil pemeriksaan lantaran proses kajian diperkirakan memerlukan waktu beberapa pekan.

Menurut ITA, program ABP tidak bermaksud mendeteksi unsur terlarang secara langsung, melainkan memantau perubahan variabel biologis atlet dari waktu ke waktu.

"Program itu tidak bermaksud mendeteksi unsur alias metode terlarang secara langsung, tetapi memantau variabel biologis tertentu untuk mengidentifikasi perubahan nan dapat mengindikasikan pengaruh doping," jelas ITA.

Sebelumnya, tes nan dilakukan pada awal hari terhadap pemimpin klasemen Tadej Pogacar dan rival utamanya, Jonas Vingegaard, menuai kritik. Pogacar, Remco Evenepoel, serta serikat pembalap ahli (CPA) menilai pemeriksaan pada malam hari tidak manusiawi dan berpotensi mengganggu waktu rehat serta pemulihan pembalap di tengah ketatnya persaingan Tour de France. (AFP/P-4)
 

Selengkapnya