DKI Siapkan 2 Tempat Relokasi Siswa SDN Kebayoran Lama Selatan

1 jam yang lalu 2
DKI Siapkan  2 Tempat Relokasi Siswa SDN Kebayoran Lama Selatan Kondisi genting sekolah nan ambruk menimpa ruang kelas di SDN 09 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta, Selasa (21/7/2026).( ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal)

SUKU Dinas (Sudin) Pendidikan Wilayah I Jakarta Selatan menyiapkan dua sekolah sebagai letak relokasi sementara bagi siswa SDN Kebayoran Lama Selatan 09 Pagi dan SDN Kebayoran Lama Selatan 11. Pemindahan ini dilakukan seiring rencana pembangunan kembali gedung sekolah nan kondisinya rusak parah.

"Kami rencanakan (siswa) SDN Kebayoran Lama Selatan 09 di SDN Kebayoran Lama Selatan 03, dan SDN Kebayoran Lama Selatan 11 di SDN Kebayoran Lama Utara 03," kata Kepala Sudin Pendidikan Wilayah I Jakarta Selatan Santoso saat dikonfirmasi di Jakarta, Rabu (5/8).

Santoso menjelaskan, proyek pembangunan bentuk gedung sekolah dasar negeri tersebut ditargetkan mulai melangkah paling lambat pada September 2026. Selama proses bangunan berlangsung, seluruh Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) dipastikan beranjak ke letak penampungan sementara.

Pemindahan para siswa bakal dieksekusi secara berjenjang mendekati tahapan awal proyek, ialah pembongkaran dan perataan gedung lama.

"Ketika sudah mau proses perataan bangunan, kami pastikan sudah dipindahkan," tegas Santoso.

Terkait sasaran lama penyelesaian pengerjaan fisik, Santoso menyerahkan sepenuhnya kepada tim teknis penyedia jasa nan menangani proyek tersebut.

"Kalau mengenai proses pembangunannya, kelak tim teknis nan ditunjuk nan bisa menjelaskan," imbuhnya.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta merancang pembangunan gedung baru berkonsep vertikal. Langkah ini diambil guna menggabungkan akomodasi bentuk serta manajemen SDN Kebayoran Lama Selatan 09 dan SDN Kebayoran Lama Selatan 11 dalam satu area terpadu.

Melalui konsep gedung vertikal, Pemprov DKI berupaya mengoptimalkan keterbatasan lahan di wilayah perkotaan. Dengan demikian, area tapak gedung nan terpangkas dapat dialihfungsikan menjadi ruang terbuka nan lebih luas bagi aktivitas dan hubungan para siswa.

Selain efisiensi tata ruang, pengintegrasian dua sekolah ke dalam satu manajemen tunggal diharapkan bisa mewujudkan tata kelola operasional pendidikan nan lebih efektif, efisien, dan responsif. (Ant/-4)

Selengkapnya