Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta mengerahkan 1.200 personel untuk membersihkan 80,4 ton sampah sisa rangkaian upacara HUT ke-81 RI.(Dok. IG @mhamedluthfi)
DINAS Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta sukses menangani sekitar 365 meter kubik alias setara 80,4 ton sampah sisa rangkaian upacara Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 RI dan Pesta Rakyat. Penanganan kebersihan ini dilakukan secara intensif di area pusat seremoni guna memastikan ruang publik kembali nyaman bagi masyarakat.
Humas DLH DKI Jakarta, Yogi Ikhwan, menjelaskan bahwa sebanyak 1.200 personel dikerahkan dalam dua shift untuk menyisir beragam titik utama. Fokus pembersihan meliputi area Monumen Nasional (Monas), Bundaran HI, serta sepanjang Jalan Jenderal Sudirman-Thamrin.
“Setelah rangkaian aktivitas selesai, petugas langsung melakukan pembersihan dan penyisiran secara berjenjang hingga pagi hari agar ruang-ruang publik nan digunakan untuk seremoni kembali nyaman bagi masyarakat,” ujar Yogi dilansir dari Antara, Selasa (18/8).
Di area Monas, petugas bekerja dalam dua sesi, ialah pukul 10.00-18.00 WIB dan dilanjutkan pukul 18.00 WIB hingga awal hari. Sementara itu, di area Bundaran HI dan koridor sekitarnya, pembersihan dilakukan sejak sore hari hingga seluruh proses penyisiran tuntas.
Untuk mendukung kelancaran operasional, DLH DKI mengerahkan beragam sarana dan prasarana, di antaranya:
- 16 truk typer anorganik dan 12 truk compactor.
- 12 mini dump truck (mobil lintas) dan 14 unit road sweeper.
- 35 unit dust bin serta 1.200 karung/plastik sampah.
- Fasilitas sanitasi berupa 20 bus toilet, sembilan tangki air bersih, dan tujuh tangki air kotor.
Selain pembersihan pasca-acara, DLH DKI juga menyediakan tempat sampah terpilah di letak kegiatan. Langkah ini bermaksud mengedukasi masyarakat agar terbiasa memilah sampah sejak dari sumbernya. Yogi mengapresiasi meningkatnya kepedulian penduduk terhadap kebersihan selama aktivitas berlangsung.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat pelayanan kebersihan pada aktivitas berskala besar melalui kerjasama antara pemerintah, penyelenggara, dan masyarakat. "Perayaan kemerdekaan adalah ruang kebersamaan. Kami berambisi semangat itu juga tercermin dalam langkah kita menjaga Jakarta," pungkas Yogi. (Ant/Z-10)









English (US) ·
Indonesian (ID) ·