Dorong Pemerataan Akses Teknologi dan Internet di Lembaga Pendidikan Keagamaan

53 menit yang lalu 2
Dorong Pemerataan Akses Teknologi dan Internet di Lembaga Pendidikan Keagamaan Ilustrasi(Dok Istimewa)

DINAS Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Tangerang Selatan resmi menjalin kerja sama dengan Forum Silaturrahim Pondok Pesantren (FSPP) Kota Tangsel untuk mengakselerasi literasi digital dan pemanfaatan kepintaran buatan (artificial intelligence/AI) bagi para santri.

Penandatanganan nota kesepahaman (MoU) tersebut dilangsungkan di Aula Al-Urwatul Wutsqa, Pondok Pesantren Al-Amanah Al-Gontory, Pondok Aren, dengan dihadiri langsung oleh Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie beserta jejeran Forkopimda.

Kepala Diskominfo Tangsel, TB Asep Nurdin, menyatakan bahwa kerjasama ini merupakan bentuk komitmen pemerintah wilayah untuk meratakan akses teknologi digital dan internet hingga ke lembaga pendidikan keagamaan.

"Kerja sama ini bermaksud memperkuat transformasi digital di lingkungan pesantren melalui penyediaan jasa internet cuma-cuma nan andal serta program peningkatan kapabilitas digital bagi para santri," ujar Asep di Serpong, Kamis (30/7/2026).

Asep mengungkapkan, Diskominfo Tangsel telah merancang 10 pilar program kerjasama konkret untuk diimplementasikan di 108 pesantren se-Kota Tangsel. Program tersebut mencakup training literasi digital, keamanan siber, digital marketing, pembuatan konten kreatif, UMKM digital, pendampingan transformasi digital, kejuaraan inovasi, pembentukan organisasi Santri Digital, hingga training unik penggunaan AI untuk bagian pendidikan dan usaha.

Pelatihan teknologi modern ini juga dibarengi dengan edukasi etika penggunaan teknologi agar para santri dapat memanfaatkan internet secara kondusif dan bertanggung jawab.

"Pesantren adalah bagian krusial dari ekosistem pendidikan di Tangsel agar santri dan pengasuh tidak tertinggal pemanfaatan AI secara aman," tegas Asep.

Selain menunjang proses belajar mengajar dan kelancaran manajemen pesantren, integrasi teknologi ini ditargetkan bisa mencetak para santri menjadi pendakwah digital sekaligus wirausahawan baru (digital entrepreneur).

Langkah strategis ini juga diharapkan membawa akibat positif bagi kemajuan daerah, terutama dalam meningkatkan indeks literasi digital serta mendukung terciptanya ekosistem Smart City Tangerang Selatan nan inklusif.

Sebagai bagian dari peluncuran program, Diskominfo Tangsel turut menggelar seminar penerapan AI berbareng master teknologi info Onno W. Purbo untuk membedah kesempatan dan batas etis penggunaan kepintaran buatan.

"Melalui sinergi ini, Tangerang Selatan optimistis dapat menjadi pelopor transformasi digital nan inklusif serta menempatkan pesantren sebagai pusat peradaban modern," pungkasnya. (H-2)

Selengkapnya