Ilustrasi(Dok Istimewa )
TIM Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Mercu Buana memberikan training kreasi bungkusan dan pemasaran digital kepada 30 pelaku UMKM rumahan produsen peyek dan bawang goreng di Kelurahan Kedaung Kali Angke, Jakarta, untuk meningkatkan daya saing produk mereka.
Pelatihan berjudul Transformasi Komunikasi Pemasaran UMKM melalui Digital Content Marketing dan Redesain Visual Produk itu merupakan bagian dari Skema Pemberdayaan Kepada Masyarakat (PKM) Program Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi 2026.
Kegiatan tersebut digelar setelah tim pengajar menemukan sejumlah hambatan nan dihadapi pelaku UMKM, mulai dari bungkusan produk nan belum mendukung penguatan merek, pemasaran nan tetap mengandalkan WA pribadi, hingga keterbatasan keahlian membikin konten digital untuk promosi.
Lurah Kedaung Kali Angke M. Gufri Fatchani menilai training tersebut dapat membantu pelaku upaya mengembangkan upaya mereka.
"Pelatihan itu dapat membantu pelaku UMKM mengembangkan usahanya lantaran dapat memanfaatkan media sosial dan membikin foto produk nan baik untuk promosi," ujarnya.
Dalam sesi kreasi kemasan, pengajar Universitas Mercu Buana Anggi Almira Rahma menjelaskan pentingnya tampilan produk dalam menarik minat konsumen.
"Kemasan adalah perihal pertama nan dilihat konsumen. Kemasan nan menarik dapat meningkatkan kepercayaan, memperkuat identitas produk, dan membikin produk lebih mudah dipilih di antara banyak pesaing," kata Anggi.
Sementara itu, Melly Ridaryanthi memberikan materi mengenai strategi pemasaran digital dengan memperkenalkan pemanfaatan WA Business, grup FB organisasi kuliner, dan IG sebagai sarana promosi.
"Modal utama jualan online bukanlah teknologi nan canggih, melainkan keberanian kita untuk mulai mencoba," ujar Melly.
Pelatihan ditutup dengan praktik membikin konten promosi media sosial dan penyusunan kalimat promosi nan dipandu Ketua Pelaksana kegiatan, Muthia Rahayu. Peserta berlatih memotret produk menggunakan telepon pandai dengan memanfaatkan pencahayaan alami serta teknik penataan sederhana.
Kegiatan itu juga melibatkan mahasiswa Universitas Mercu Buana sebagai pendamping selama sesi praktik.
Tim pelaksana berambisi training tersebut dapat meningkatkan daya saing produk UMKM mitra, sekaligus membuka kesempatan pemasaran nan lebih luas, termasuk melalui platform digital dan gerai ritel modern. Pendampingan lanjutan juga bakal dilakukan untuk memastikan hasil training dapat diterapkan oleh para pelaku usaha. (E-4)









English (US) ·
Indonesian (ID) ·