Ilustrasi(magnifik)
DENGAN kondisi kedua kaki terikat dan tubuh penuh luka memar, RA (25), ditemukan tewas di perkebunan tebu Desa Bulu Cina, Kecamatan Hamparan Perak, Kabupaten Deli Serdang, Sumut, Kamis (13/8) malam. Pengemudi taksi online asal Kecamatan Medan Helvetia ini diduga menjadi korban pembegalan dan pembunuhan oleh penumpangnya sendiri.
Jasad korban pertama kali ditemukan oleh penduduk setempat nan melintas di area perkebunan tebu dalam posisi telentang. Saat ditemukan, korban mengenakan kaus berwarna putih dan celana pendek biru.
Dari hasil pemeriksaan awal di lokasi, terdapat sejumlah luka memar di bagian wajah dan beberapa titik pada tubuh korban. Luka-luka itu diduga kuat akibat tindakan penganiayaan berat nan dilakukan pelaku sebelum membuang jasad korban di tengah kebun tebu.
Satu unit mobil jenis Daihatsu Ayla nan sehari-hari digunakan korban untuk menarik penumpang tidak ditemukan di letak kejadian. Polisi menduga pelaku membawa lari mobil setelah menghabisi korban.
Kepala Subdirektorat III Jatanras Ditreskrimum Polda Sumut, Kompol Jama Kita Purba mengatakan, pihaknya sudah turun ke TKP mengumpulkan peralatan bukti dan menyisir area sekitar perkebunan.
"Saya berbareng personel sudah turun ke letak melakukan penyelidikan, mudah-mudahan kasus penemuan mayit itu dapat segera diungkap," ujarnya, Jumat (14/8).
Berdasarkan info awal nan dihimpun kepolisian, korban dipastikan bekerja sebagai pengemudi taksi online. Tim Jatanras Polda Sumut juga disebut telah sukses mengidentifikasi identitas terduga pelaku.
Petugas pun sudah memeriksa sejumlah saksi kunci nan keterangannya semakin menguatkan keterlibatan terduga pelaku. Informasi dari internal Polda Sumut, tim jatanras apalagi sudah mengamankan seorang laki-laki nan dicurigai terlibat langsung dalam kasus pencurian dengan kekerasan ini. (YP)









English (US) ·
Indonesian (ID) ·