Jakarta, CNBC Indonesia - Chief Economist PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Andry Asmoro mengungkapkan optimismenya terhadap keahlian ekonomi nasional pada kuartal III 2026. Dia menuturkan terdapat beberapa perihal nan bisa menopang keahlian positif tersebut.
"Kuartal ke-3 tentu saja aspek positifnya adalah akibat dari program pemerintah itu turut mendukung pertumbuhan ekonomi sehingga bisa tumbuh di 5,29%," ungkap dia dalam Squawk Box CNBC Indonesia, Kamis (13/8/2026).
Selain itu, dari sisi investasi kata dia, ekonomi nasional juga didukung oleh shopping pemerintah melalui program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP).
"Jadi investasi di misalnya di bahan gedung nan tersedia di investasi, jadi sorong oleh banyaknya kemudian percepatan pembangunan di KDMP dan kemudian shopping auto, mobil, itu juga didorong oleh lantaran tingginya kebutuhan untuk MBG," ujar dia.
Untuk mempertahankan momentum ini, tambah dia, diperlukan juga support dari sektor swasta.
"Kalau itu sudah kita lihat momentumnya, tentu saja ini modal nan sangat baik juga untuk melanjutkan agar ekonomi Indonesia bisa perlahan bangkit dari pertumbuhan nan hanya sebatas di 5% saja," tegas dia.
Asmoro memaparkan bahwa pada kuartal II 2026 lalu, pihaknya tetap memproyeksikan perekonomian Indonesia tetap berada di kisaran 5,1%. Namun dengan beragam program prioritas pemerintah kemudian mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia bisa di 5,29%.
"Saya rasa ini momentum nan cukup baik di kuartal II untuk mempersiapkan kita memasuki kuartal III nan sudah berjalan selama satu separuh bulan ini dan juga kelak untuk terus mendorong pertumbuhan ekonomi memanfaatkan momentum nan ada di kuartal IV nanti," ungkap dia.
Dia juga menjelaskan pertumbuhan ekonomi pada kuartal II memang tidak sekencang di kuartal I. Pada kuartal I ekonomi nasional didorong oleh masa ramadan dan libur lebaran, sedangkan kuartal II tak ada momentum serupa.
"Yang ketiga tentu saja adalah adanya kemudian akibat dari ekonomi dunia nan belum relatif terasa. Heavy-nya kemudian terjadi di kuartal ke-2 tentu saja," ungkap Asmoro.
(dpu/dpu)
[Gambas:Video CNBC]

45 menit yang lalu
2








English (US) ·
Indonesian (ID) ·