Pilot Positif Ganja, Pesawat Bawa 145 Orang Tiba-Tiba Terjun 300 Kaki

39 menit yang lalu 1

Jakarta, CNBC Indonesia - Pilot Air India di penerbangan Phuket-Delhi nan dilanda turbulensi dahsyat 4 Agustus lampau rupanya positif ganja. Hal ini terungkap dalam tes narkoba nan dilakukan, sebagaimana diungkap New Indian Express, Kamis (13/8/2026).

Penerbangan Airbus A320, AI 2379, nan membawa 145 orang itu, mengalami penurunan ketinggian sekitar 300 kaki di udara di atas Odisha, negara bagian di India bagian timur. Sebanyak 17 orang, termasuk empat awak kabin, terluka akibat kejadian nan awalnya disebut "terkait gangguan teknis".

"Pilot nan bekerja sebagai pilot-in-command dalam penerbangan Air India rute Delhi-Phuket dinyatakan positif mengonsumsi ganja dalam tes narkoba konfirmasi," tulis laman itu merujuk ke dua sumber nan mengetahui perkembangan tersebut.

Seorang pilot juga mengonfirmasi perkembangan tersebut. Kapten nan bekerja berumur akhir 30-an itu kemungkinan bakal dikenai hukuman berat, termasuk diberhentikan oleh Air India.

Sejauh ini, pilot sudah langsung dikeluarkan dari agenda penerbangan. Ini juga bertindak untuk kopilot dalam penerbangan nan sama.

Sebelumnya pada Selasa, Menteri Penerbangan Sipil India Ram Mohan Naidu memperingatkan bakal ada tindakan jika pilot terbukti menggunakan unsur terlarang. Ia juga mengatakan bakal memanggil CEO Air India, Campbell Wilson, mengenai kejadian penerbangan Phuket tersebut.

"Jika pilot terbukti menggunakan unsur apa pun secara tidak semestinya, perihal itu bakal ditangani dengan sangat serius. Jika peraturan nan ada perlu disesuaikan, kami juga bakal melakukannya," ujarnya kepada wartawan kemarin lusa.

Sebelumnya, setelah kejadian pada 4 Agustus, otoritas Bandara Internasional Indira Gandhi di Delhi diminta oleh Aircraft Accident Investigation Bureau (AAIB) untuk melakukan dua jenis pemeriksaan. Seorang sumber mengatakan setelah pesawat tiba di Delhi, kedua pilot menjalani tes breathalyser untuk mendeteksi kandungan alkohol, dan hasilnya negatif untuk keduanya.

Mereka kemudian menjalani tes darah dan urine. Karena hasil pemeriksaan pilot utama menunjukkan adanya unsur psikotropika, tes konfirmasi kembali dilakukan dan sampelnya dikirim ke laboratorium tersertifikasi untuk memastikan hasil tersebut.

"Sampel rambut juga diambil," tambah sumber tersebut.

Air India mengatakan pihaknya tidak mengetahui hasil tes awal maupun hasil tes final. Perusahaan menolak memberikan komentar.

(sef/sef) [Gambas:Video CNBC]

Selengkapnya