Jakarta, CNN Indonesia --
Kabar duka datang dari dunia basket tanah air. Mantan pembimbing Aspac, Tjetjep Firmansyah meninggal bumi di Rumah Sakit Polri, Jakarta pada Sabtu (15/8).
Kabar duka ini disampaikan oleh adik Tjetjep Firmansyah, Mayerni melalui info di grup media IBL.
"Telah berpulang ke rahmatullah kerabat kita Tjetjep Firmansyah jam 10 pagi di RS Polri. Semoga kebaikan ibadah almarhum diterima Allah SWT," tulis Mayerni.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Semasa aktif sebagai pelatih, Tjetjep dikenal sebagai pembimbing bertangan dingin. Hal itu dibuktikan dengan tiga gelar juara nan diraih Aspac pada era Kobatama.
Kakak dari legenda basket Indonesia, Ali Budimansyah itu mengantarkan Aspac menjadi juara tahun 2000, 2001, dan 2002. Hanya saja, Aspac nan kemudian berubah nama menjadi Stapac telah bercempera pada 2021 lalu.
Dilansir dari laman resmi IBL, kesuksesan Tjetjep bersambung saat dipercaya menangani Timnas Indonesia. Timnas Indonesia diantarnya merebut lencana perunggu di SEA Games Brunei Darussalam.
Dua tahun berikutnya berbareng timnas prestasinya meningkat. Timnas putra Indonesia untuk pertama kali merebut lencana perak di SEA Games Kuala Lumpur Malaysia 2001.
Berbeda dengan saat menjadi pelatih, pekerjaan Tjetjep saat tetap menjadi pemain justru tak mengkilap. Namanya kalah bercahaya dibanding dua saudaranya, sang kakak Bambang Hermansyah dan adiknya Ali Budimansyah.
Semasa tetap menjadi pemain, pekerjaan Tjetjep hanya berkutat di Mitra Guntur dan Indonesia Muda Jakarta.
Selamat jalan coach Tjetjep.
(jal)

12 jam yang lalu
6








English (US) ·
Indonesian (ID) ·