Jakarta, CNN Indonesia --
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir menegaskan support kepada Gianni Infantino untuk terus jadi Presiden FIFA.
Menurut Erick, Indonesia telah merasakan langsung komitmen Infantino dalam mendukung transformasi sepak bola nasional. Mulai dari beragam program pengembangan, pendampingan untuk mempercepat transformasi sepak bola Indonesia hingga kepercayaan pada Indonesia menggelar Piala Dunia U-17 2023, FIFA Series 2026, dan FIFA ASEAN Cup 2026.
"Dengan kerjasama nan kuat dan kepercayaan nan telah dibangun selama ini, kami di PSSI menyatakan support kepada Gianni Infantino untuk kembali memimpin FIFA pada periode berikutnya," tulis Erick dalam unggahan di akun IG miliknya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya percaya FIFA bakal terus menjadi organisasi nan melayani seluruh Member Associations, memperkuat solidaritas, dan mendorong perkembangan sepak bola agar memberikan akibat positif bagi masyarakat di seluruh dunia."
Pernyataan Erick ini senada dengan rilis PSSI nan menyatakan support kepada Infantino. Seperti diketahui, Infantino berencana kembali maju dalam pencalonan untuk kembali memimpin FIFA dalam Kongres FIFA untuk pemilihan presiden baru pada Maret 2027 di Maroko.
PSSI memuji sosok Infantino nan disebut sebagai sosok nan memupuk persatuan dan memajukan pengembangan sepak bola di seluruh dunia.
"PSSI mengapresiasi komitmen berkepanjangan Presiden Gianni Infantino dalam memupuk persatuan di seluruh organisasi sepak bola global, memajukan pengembangan sepak bola, dan memperkuat semua Asosiasi Anggota FIFA."
"Indonesia telah merasakan langsung akibat positif dari inisiatif FIFA di bawah kepemimpinannya. Inisiatif FIFA di Indonesia telah menerjemahkan misi dunia FIFA menjadi kemajuan dan perkembangan nyata dalam sepak bola Indonesia. Rekam jejak inilah, dan kepercayaan nan telah dibangunnya, nan mendasari support berkepanjangan PSSI kepada Presiden Infantino dan kepada FIFA tetap bertahan, pertama dan terpenting, sebagai lembaga nan melayani semua Asosiasi Anggotanya."
"PSSI berambisi dapat terus bekerja sama secara konstruktif dengan FIFA dan semua Asosiasi Anggota untuk memajukan pengembangan sepak bola di seluruh dunia."
Infantino sejatinya sedang dalam sorotan lantaran buahpikiran nan dilontarkan untuk menjual saham Piala Dunia. Wacana ini mendapatkan penolakan dari sejumlah konfederasi seperti UEFA [Eropa), CONCACAF (Amerika Tengah, Utara, dan Karibia), AFC (Asia), dan juga CONMEBOL (Amerika Selatan).
Infantino akhirnya membatalkan wacana menjual saham Piala Dunia lantaran derasnya penolakan nan muncul. Terbaru, sejumlah negaa personil FIFA seperti Federasi Sepak Bola Wales (FAW), Federasi Sepak Bola Inggris (FA), FSS (Serbia), hingga SvFF (Swedia) menarik support terhadap pencalonan Infantino sebagai calon Presiden FIFA periode 2027-2031.
(jal)

1 jam yang lalu
2







English (US) ·
Indonesian (ID) ·