Pesepak bola Persib Bandung Balsa Sekulic (kedua kiri) berbareng rekan setim berselebrasi usai mencetak gol ke gawang Persija Jakarta pada semifinal Piala Presiden 2026 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Selasa (4/8/2026).( ANTARA FOTO/Nyoman Hendra Wibowo/YU)
WALI Kota Bandung Muhammad Farhan mendorong Persib bisa menghimpun biaya dari Initial Public Offering (IPO) di pasar modal Indonesia. Ia menjelaskan bahwa Pemerintah Kota Bandung mau Persib Bandung memperluas cakupan kerja sama pemanfaatan aset-aset Kota Bandung sehingga nilai klub tersebut meningkat.
"Pemerintah Kota Bandung itu memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada Persib untuk memperluas cakupan kerja sama pemanfaatan aset Kota Bandung berbareng Persib," kata Farhan di Gedung PT Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Kamis (13/8).
Pemanfaatan aset antara Persib dan Kota Bandung, terang dia, baru penggunaan Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA). Farhan menyebut ada potensi lain ialah tempat parkir, tempat latihan, tempat hiburan, dan lainnya.
Ia berambisi Persib Bandung untuk dapat melakukan pengelolaan atas aset-aset tersebut.
Farhan juga mau ada kerja sama dengan klub basket Satria Muda Pertamina Bandung dalam pemanfaatan Stadion Basket Arena dan pengembangan sarana beruntung di sebelahnya.
Ia percaya dengan kerja sama ini, nilai aset dengan Persib bisa mencapai Rp1 triliun.
"Harus ada kerja sama pemanfaatan aset, baru kelak bakal berkembang. Kalau itu sudah diakuisisi, konsolidasi," kata dia.
Untuk pencanangan IPO Persib Bandung, Farhan mengatakan tidak dapat menargetkan waktunya karena dia bukan pemegang saham lagi. (Ant/H-4)









English (US) ·
Indonesian (ID) ·