Ilustrasi(Dok Istimewa)
PENGUATAN sektor pariwisata dan ekonomi kreatif terus menjadi salah satu strategi nasional untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Sejalan dengan upaya tersebut, kerjasama antara pemerintah, bumi usaha, organisasi seni, dan pelaku UMKM kembali ditunjukkan melalui penyelenggaraan Tapin Art Fest 2026 nan sekarang masuk daftar Karisma Event Nusantara (KEN) 2026 sebagai salah satu dari 125 agenda unggulan nasional.
Festival nan berjalan pada 31 Juli hingga 5 Agustus 2026 di Ruang Terbuka Publik Kawasan Rantau Baru, Kabupaten Tapin, Kalimantan Selatan, kembali mendapat support dari Hasnur Group berbareng sejumlah entitas usahanya. Tahun ini menjadi tahun kelima berturut-turut perusahaan berperan-serta dalam pagelaran budaya tersebut.
Dukungan diberikan melalui PT Bhumi Rantau Energi (BRE), PT Hasnur Jaya Utama (HJU), PT Energi Batubara Lestari (EBL), dan PT Hasnur Citra Terpadu (HCT). Melalui booth PT Bhumi Rantau Energi, visitor dapat memandang beragam info mengenai operasional perusahaan, aktivitas reklamasi, nursery, pengelolaan lingkungan, dan produk UMKM bimbingan program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) di Kabupaten Tapin.
Salah satu produk unggulan nan dipamerkan berasal dari golongan UMKM bimbingan di Desa Budi Mulya nan memproduksi kain sasirangan dan jenis olahan pangan. Kelompok tersebut sebelumnya meraih predikat Gold dalam program pemberdayaan perusahaan dan memperoleh kesempatan mengikuti misi jual beli Pemprov Kalimantan Selatan ke Shanghai, Tiongkok.
General Affair Division Head Hasnur Group Ahmad Riduan mengatakan keterlibatan perusahaan dalam Tapin Art Fest merupakan corak sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Tapin untuk memperkuat pelestarian budaya dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pengembangan ekonomi lokal.
"Selama lima tahun terakhir, Hasnur Group berbareng entitasnya terus mengambil bagian dalam Tapin Art Fest lantaran kami memandang pagelaran ini bukan hanya jadi ruang pelestarian budaya, tetapi juga membuka kesempatan bagi UMKM dan ekonomi lokal untuk berkembang. Dengan masuknya pagelaran ini ke KEN 2026, kami optimistis dampaknya bagi masyarakat Kabupaten Tapin bakal semakin besar," ujar Ahmad Riduan, Rabu (5/8/2026).
Sebagai corak apresiasi atas kontribusi itu, Pemerintah Kabupaten Tapin memberikan piagam penghargaan kepada Hasnur Group melalui PT Bhumi Rantau Energi pada pembukaan Tapin Art Fest 2026.
Bupati Tapin Yamani menegaskan Tapin Art Fest adalah hasil kerjasama beragam pihak, mulai dari pemerintah, bumi usaha, organisasi seni, akademisi, media, serta masyarakat dalam mengembangkan seni budaya, pariwisata, dan ekonomi imajinatif daerah.
"Tapin Art Fest bukan hanya menjadi ruang ekspresi bagi para seniman, tetapi juga menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat. Festival ini menghadirkan kesempatan bagi UMKM, pelaku ekonomi kreatif, sektor jasa, dan industri pariwisata untuk tumbuh bersama. Inilah corak nyata kerjasama lintas sektor dalam membangun Kabupaten Tapin nan lebih maju," kata Yamani.
Bertema Anggung Budaya Anjung Banua, Tapin Art Fest 2026 menghadirkan beragam pagelaran seni tradisional, permainan rakyat, pagelaran UMKM, dan kuliner unik daerah.
Yamani menyampaikan kehadiran pagelaran nan jadi bagian dari Karisma Event Nusantara itu diharapkan semakin memperkuat posisi budaya lokal sebagai daya tarik wisata serta menjadi pengungkit pertumbuhan ekonomi masyarakat.
"Masuknya Tapin Art Fest pada almanak event nasional pun mencerminkan semakin pentingnya kerjasama lintas sektor dalam mendukung agenda pembangunan nasional berbasis budaya."
"Selain memperluas promosi destinasi wisata, penyelenggaraan pagelaran budaya dinilai bisa membuka kesempatan pasar bagi UMKM, menciptakan lapangan usaha, serta memperkuat identitas budaya Indonesia di tengah meningkatnya persaingan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif," kata dia. (H-2)









English (US) ·
Indonesian (ID) ·