FIFA Cabut Sanksi Registration Ban Persib Bandung Terkait Kasus Robert Alberts

1 jam yang lalu 2
FIFA Cabut Sanksi Registration Ban Persib Bandung Terkait Kasus Robert Alberts Mantan pembimbing Persib Bandung Robert Rene Alberts(ANTARA/Raisan Al Farisi)

PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) secara resmi mengumumkan bahwa FIFA telah mencabut hukuman larangan pendaftaran pemain (registration ban) nan sebelumnya dijatuhkan kepada klub. Keputusan ini mengakhiri persoalan norma nan melibatkan mantan pembimbing Persib, Robert Rene Alberts, nan berakar dari kasus pada 2022.

Deputi CEO PT Persib Bandung Bermartabat, Adhitia Putra Herawan, menjelaskan bahwa pencabutan hukuman ini dilakukan setelah manajemen menyelesaikan seluruh tanggungjawab pembayaran sesuai dengan keputusan nan menjadi dasar perkara tersebut. Langkah sigap diambil manajemen segera setelah mengetahui adanya keputusan dari otoritas sepak bola bumi tersebut.

"Setelah mengetahui adanya keputusan FIFA mengenai perkara lama nan berangkaian dengan periode 2022, kami langsung menentukan langkah nan diperlukan dan menyelesaikan tanggungjawab pembayaran sesuai dengan sistem nan berlaku," ujar Adhitia di Bandung, Rabu (12/8).

Surat Resmi FIFA dan Pencabutan Permanen

Kepastian mengenai status Persib disampaikan melalui surat resmi FIFA dengan nomor referensi FDD-28859 tertanggal 11 Agustus 2026. Dalam surat tersebut, FIFA menyatakan bahwa proses perkara terhadap Persib telah ditutup sepenuhnya.

FIFA mengonfirmasi telah menerima bukti bahwa Robert Rene Alberts telah menerima pembayaran nan menjadi haknya. Dengan terpenuhinya tanggungjawab tersebut, FIFA menyatakan larangan pendaftaran pemain baru bagi Persib dicabut secara permanen.

Selain itu, FIFA juga meminta PSSI untuk segera mencabut larangan serupa di tingkat nasional agar Persib dapat kembali beraktivitas normal di bursa transfer.

Detail Keputusan FIFA:

  • Nomor Referensi: Ref. No. FDD-28859
  • Tanggal Surat: 11 Agustus 2026
  • Status Sanksi: Dicabut secara permanen
  • Subjek Perkara: Kewajiban finansial kepada Robert Rene Alberts (Periode 2022)

Komitmen Profesionalisme Manajemen

Adhitia menegaskan bahwa penyelesaian kasus ini merupakan corak komitmen Persib dalam menjaga tata kelola klub nan profesional. Menurutnya, manajemen selalu berupaya menghormati setiap keputusan regulator dan menindaklanjutinya dengan penuh tanggung jawab.

Manajemen Persib, lanjut Adhitia, mengedepankan pendekatan nan logis dan terukur dalam menghadapi dinamika norma maupun administratif. Skala prioritas menjadi kunci utama dalam menyelesaikan persoalan agar tidak mengganggu stabilitas tim secara keseluruhan.

"Dalam menghadapi setiap persoalan, kami selalu mengedepankan pola nan rasional, bukan emosional. Kami memandang setiap situasi secara objektif, mempelajari aspek serta konsekuensinya, kemudian menentukan langkah berasas skala prioritas," pungkasnya.

Dengan dicabutnya hukuman ini, Persib Bandung sekarang mempunyai keleluasaan penuh dalam melakukan registrasi pemain baru untuk memperkuat skuad dalam kejuaraan mendatang, sekaligus memberikan kepastian bagi pendukung setia mereka, Bobotoh, mengenai legalitas administratif klub di mata FIFA. (Ant/Z-1)

Selengkapnya