FIFA Tolak FFF Hapus Kartu Kuning Olise Jelang Prancis vs Maroko

1 jam yang lalu 2
ARTICLE AD BOX

Jakarta, CNN Indonesia --

FIFA menolak banding federasi sepak bola Prancis (FFF) mengenai kartu kuning Michael Olise menjelang perempat final Piala Dunia 2026.

Pelatih Prancis, Didier Deschamps mengatakan bahwa dia telah menerima pemberitahuan soal penolakan tersebut pada Rabu (8/7) alias sehari menjelang laga melawan Maroko.

"Kartu kuning itu tidak berubah. Kami menerima pemberitahuan dari FIFA [Rabu, 8/7] pagi ini,"kata Deschamps dalam bertemu pers sebelum laga, dilansir dari media Maroko, Hespress

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Olise mendapat kartu kuning saat Prancis melawan Paraguay pada babak 16 besar. Dengan kartu kuning ini, Olise terancam tidak main di babak semifinal, umpama mendapat kartu kuning lagi di laga musuh Maroko untuk mengantar Prancis menang.

Karena itu FFF mengusulkan banding atas kartu kuning Olise tersebut. Alasan FFF mengusulkan banding adalah keputusan FIFA atas kartu merah pemain Amerika Serikat, Folarin Balogun.

Balogun nan mendapat kartu merah pada babak 32 besar, tiba-tiba diperbolehkan main pada babak 16 besar. Sanksi larangan satu pertandingan Balogun ditangguhkan FIFA.

Keputusan FIFA ini memicu kontroversial. Ini kali pertama kartu merah seorang pemain tidak bertindak pada laga selanjutnya. Sebagai corak protes, FFF membanding kartu kuning Olise.

Prancis bakal menghadapi Maroko di Stadion Boston pada Kamis (9/7) alias Jumat (10/7) awal hari WIB. Ini merupakan laga pertama babak perempat final Piala Dunia 2026.

Pertandingan ini sekaligus pula menjadi ulangan partai semifinal Piala Dunia 2022. Empat tahun lampau di Qatar, Prancis menang 2-0 atas Maroko. Hal sama mau diulang kembali. 

[Gambas:Video CNN]

(abs/jal)

Add as a preferred
source on Google
Selengkapnya