Gajah Sumatra Ditemukan Mati di Perkebunan Sawit Aceh Tamiang

1 jam yang lalu 4
Gajah Sumatra Ditemukan Mati di Perkebunan Sawit Aceh Tamiang Mayat gajah sumatra nan meninggal di Aceh Tamiang.(Dok. Antara)

SEEKOR gajah sumatra (Elephas maximus sumatranus) ditemukan meninggal di area perkebunan kelapa sawit di Kampung Kaloy, Kecamatan Tamiang Hulu, Kabupaten Aceh Tamiang, pada Minggu (9/8/2026).

Kepala Seksi Konservasi Wilayah I Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh, Teuku Irmansyah, mengonfirmasi bahwa pihaknya telah menerima laporan mengenai kematian satwa dilindungi tersebut. Petugas dari Resor KSDA Wilayah Langsa telah dikerahkan ke letak sejak Minggu siang.

"Setelah mendapatkan informasi, petugas langsung menuju ke lokasi. Namun, hingga saat ini kami tetap menunggu laporan terkini dari petugas di lapangan mengenai kondisi detailnya," ujar Teuku Irmansyah saat dihubungi dari Banda Aceh.

Berdasarkan info awal, buntang gajah tersebut ditemukan di areal perkebunan kelapa sawit Afdeling B Blok 34. Datuk Penghulu (Kepala Desa) Kaloy, Andi, menyebut bahwa penduduk menemukan gajah tersebut dalam posisi tergeletak di tengah jalan di antara pohon sawit pada siang hari.

"Penyebab kematian belum diketahui. Saat ini kami sedang mendampingi tim dari kepolisian menuju lokasi. Akses jalan menuju titik penemuan memang dalam keadaan rusak," kata Andi.

Gajah sumatra merupakan satwa liar nan masuk dalam daftar merah The IUCN Red List of Threatened Species dengan status terancam kritis (critically endangered). Spesies ini menghadapi akibat kepunahan nan sangat tinggi di alam liar jika habitatnya terus terganggu.

BKSDA Aceh terus mengimbau masyarakat untuk bersama-sama menjaga kelestarian kediaman rimba dan tidak melakukan tindakan nan dapat melukai alias membunuh satwa dilindungi. Tindakan seperti memasang jerat, meracun, alias memperniagakan satwa dilindungi, baik dalam keadaan hidup maupun mati, merupakan pelanggaran norma nan dapat dikenakan hukuman pidana sesuai peraturan perundang-undangan nan berlaku. (Ant/H-3)

Selengkapnya