Gelombang Panas di Korsel Diprediksi Bertahan hingga Akhir Agustus

1 jam yang lalu 3
Gelombang Panas di Korsel Diprediksi Bertahan hingga Akhir Agustus Ilustrasi: Suhu panas ekstrem dan gelombang panas(Dok. AFP/Fabi)

SEDIKITNYA ada 12 orang dilaporkan meninggal bumi dan lebih dari 1.000 penduduk menderita sakit akibat serangan gelombang panas ekstrem nan mengepung Korea Selatan (Korsel). Krisis kesehatan akibat lonjakan suhu nan menembus 37 derajat Celsius ini diprediksi tetap bakal memperkuat hingga akhir Agustus 2026.

Gelombang panas menerjang sebagian besar wilayah dengan perkiraan suhu udara siang hari menembus 37 derajat Celsius. Kondisi cuaca ekstrem ini meningkatkan kekhawatiran publik atas lonjakan akibat gangguan kesehatan akibat paparan panas berkepanjangan.

Berdasarkan info Badan Meteorologi Korea (KMA) nan dilansir instansi buletin Yonhap, Minggu (9/8), sejumlah wilayah Korea Selatan juga diperkirakan mengalami hujan lebat. Wilayah pesisir timur dan area pegunungan di Provinsi Gangwon berpotensi menerima curah hujan hingga 100 milimeter.

Sementara itu, Seoul dan sejumlah wilayah di bagian tengah negara tersebut diperkirakan mengalami hujan dengan intensitas hingga 40 milimeter.

Namun, hujan diperkirakan hanya memberikan penurunan suhu dalam waktu singkat. Setelah hujan berhenti, suhu tinggi nan disertai peningkatan kelembapan diprediksi kembali menciptakan kondisi panas dan gerah.

Meningkatnya intensitas gelombang panas juga mendorong pemerintah mengambil langkah pencegahan. Otoritas Korea Selatan memutuskan mengurangi hingga menghentikan sementara penyelenggaraan sejumlah ujian mengemudi untuk mengurangi akibat gangguan kesehatan akibat paparan suhu ekstrem.

Data pemerintah menunjukkan kasus gangguan kesehatan nan berangkaian dengan cuaca panas mengalami peningkatan signifikan.

Pada periode Agustus, rata-rata tercatat sekitar 638 kasus gangguan kesehatan akibat panas. Jumlah tersebut nyaris tiga kali lebih tinggi dibandingkan rata-rata periode 2011-2015 nan mencapai 215 kasus.

Dalam periode nan sama, sebanyak 1.299 orang dilaporkan mengalami gangguan kesehatan akibat paparan panas, dengan 12 orang di antaranya meninggal dunia.

Kondisi tersebut menjadi perhatian lantaran gelombang panas diperkirakan belum bakal segera berakhir. Prakiraan cuaca menunjukkan suhu tinggi tetap berpotensi memperkuat hingga akhir Agustus 2026.

Suhu udara pada siang hari diperkirakan berada pada kisaran 31 hingga 35 derajat Celsius di beragam wilayah Korea Selatan, dengan kondisi nan dapat terasa lebih panas akibat tingginya tingkat kelembapan. (P-4)

Selengkapnya