Gudang Yakult di Gowa Terbakar, Warga Gotong Royong Evakuasi Mobil

1 jam yang lalu 3
Gudang Yakult di Gowa Terbakar, Warga Gotong Royong Evakuasi Mobil Kebakaran pabrik Yakult di Gowa.(MI/Lina Herlina)

KEBAKARAN dahsyat melanda instansi sekaligus penyimpanan penyimpanan produk minuman fermentasi, Yakult, nan berlokasi di Jalan Poros Pallangga, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, pada Sabtu (15/8) malam. Kobaran api nan menjulang tinggi sempat memicu kepanikan luar biasa di kalangan penduduk sekitar.

Berdasarkan rekaman video amatir nan beredar, api dengan sigap melahap gedung nan dalam kondisi terkunci rapat tersebut. Karena akses masuk tertutup, penduduk tidak dapat melakukan upaya pemadaman berdikari secara maksimal.

Sebagai gantinya, penduduk bahu-membahu mengevakuasi sejumlah mobil nan terparkir di area penyimpanan dengan langkah diangkat secara manual guna menghindari sambaran api.

Kendala Pemadaman dan Evakuasi

Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Gowa nan dibantu oleh personel Damkar Kota Makassar mengerahkan puluhan unit armada ke letak kejadian. Namun, upaya petugas sempat tersendat oleh kepadatan penduduk nan bergerombol di sekitar titik api, sehingga mempersempit ruang mobilitas mobil pemadam.

Setelah berjuang selama kurang lebih satu jam, petugas akhirnya sukses menguasai keadaan dan memadamkan api sepenuhnya. Meski gedung mengalami kerusakan berat, sejumlah arsip krusial perusahaan nan tersimpan di dalam brankas besi sukses diselamatkan.

Data Kejadian Kebakaran Gudang Yakult Gowa:

Lokasi Jalan Poros Pallangga, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan
Waktu Kejadian Sabtu malam, sekitar pukul 22.00 WITA
Objek Terbakar Kantor dan Gudang Penyimpanan Produk
Dugaan Awal Api muncul dari bagian belakang penyimpanan (dalam penyelidikan)
Korban Jiwa Nihil (Gudang dalam keadaan kosong/tidak ada penjaga)

Penyelidikan Penyebab Kebakaran

Rayon Koordinator sekaligus Wakil Kepala Cabang setempat, Made Putra, menyatakan bahwa penyebab pasti kebakaran tetap dalam tahap penyelidikan pihak kepolisian dan tim Damkar. Dugaan sementara menyebut api berasal dari bagian belakang gudang, namun belum dipastikan apakah dipicu oleh korsleting listrik alias aspek lain.

"Kerugian materi akibat kebakaran ini belum bisa dihitung lantaran tetap dalam proses inventarisir dan pendataan. Saat kejadian, penyimpanan memang sedang tidak ada nan menjaga," ujar Putra.

Hingga saat ini, pihak kepolisian tetap melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk memastikan tidak ada sisa bara api nan berpotensi memicu kebakaran susulan. Warga diimbau untuk tidak mendekati area gedung lantaran kondisi struktur gedung nan rawan ambruk pasca-kebakaran. (Z-1)

Selengkapnya