Hampir Seribu Senjata Api hingga Narkoba Ditemukan di Sekolah Swasta Jaksel

59 menit yang lalu 2
Hampir Seribu Senjata Api hingga Narkoba Ditemukan di Sekolah Swasta Jaksel Temuan berupa sejumlah senjata api dan airsoft gun di salah satu ruangan yayasan sekolah swasta di area Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Kamis (6/8/2026).(ANTARA/HO-Dokumentasi Pribadi.)

PENEMUAN nyaris seribu pucuk senjata api, amunisi, narkotika, hingga kepingan VCD porno di salah satu ruangan tertutup kompleks sekolah swasta di area Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, menggemparkan publik. Polres Metro Jakarta Selatan sekarang mengusut tuntas temuan berisiko tinggi tersebut.

Kuasa norma yayasan sekolah, Hermawanto, mengungkapkan bahwa penemuan barang-barang rawan itu bermulai saat pengurus sekolah membuka ruang terkunci untuk keperluan pembaharuan akomodasi pendidikan.

Pada penelusuran awal Jumat (10/7), pihak yayasan menemukan 995 pucuk senjata api beserta amunisi. Penelusuran bersambung pada Rabu (5/8), dengan ditemukannya tambahan senjata, narkoba jenis ganja dan sabu, serta puluhan VCD porno.

"Jadi, kami perlu informasikan kepada masyarakat bahwa lantaran ini ada senjata nan jumlahnya sangat banyak, nyaris seribu senjata, maka kami mau perkara ini segera ditindaklanjuti secara serius oleh Polres Metro Jakarta Selatan," tegas Hermawanto di Mapolres Metro Jakarta Selatan, Kamis (6/8).

Rincian Barang Bukti

Staf Ahli Ketua Pembina Yayasan Sekolah Swasta, Untung Sangaji, merinci peralatan bukti nan ditemukan mencakup 995 butir amunisi senjata genggam, shotgun kaliber 12/70, laras kaliber 5,56 mm, serta senjata genggam kaliber 40 dan 9 mm.

Selain itu, ditemukan pula tiga magazine Glock berkapasitas 30 butir, satu magazine Walther kaliber 22, satu magazine M4, perangkat kreator peluru, sekitar 25 keping VCD porno, serta paket narkoba.

Untung menyayangkan keberadaan peralatan rawan tersebut di lingkungan pendidikan nan menaungi jenjang TK, SD, SMP, hingga SMA.

"Saya minta rekan-rekan tajami omongan saya. Kenapa di sekolah nan sangat kita hormati, TK, SD, SMP, SMA ini ada orang nan diam-diam melakukan kegiatannya di situ?" cetus Untung.

Ia menekankan bahwa senjata-senjata tersebut sangat rawan disalahgunakan dan menakut-nakuti keselamatan para siswa maupun tenaga pengajar.

"Karena senjata ini bisa disalahgunakan dan tetap bisa rawan bagi siapapun. Apalagi, senjata ini disimpan di tempat sekolah nan tentunya rawan bagi para siswa dan para guru," imbuhnya.

Dikonfirmasi terpisah, Polres Metro Jakarta Selatan membenarkan adanya laporan temuan senjata api dan airsoft gun tersebut. Polisi telah menerbitkan Laporan Polisi Model A sebagai dasar norma penanganan dan penyelidikan awal kasus ini. (Ant/P-4)

Selengkapnya