Harga BBM Non Subsidi Turun di Bulan Juli? Ini Kata Bahlil

1 jam yang lalu 3
ARTICLE AD BOX

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia bakal mengevaluasi nilai jual bahan bakar minyak (BBM) khususnya jenis non subsidi terhadap pergerakan nilai minyak mentah dunia. Hal itu dilakukan untuk nilai jual BBM periode Juli 2026.

Bahlil meminta masyarakat untuk bersabar menunggu hasil penghitungan nan dilakukan. Dia menegaskan bahwa kebijakan nilai daya tidak bisa langsung berubah hanya berasas perubahan pasar jangka pendek, melainkan kudu memandang rata-rata nilai dalam kurun waktu tertentu.

"Masa baru naik, baru naik dua minggu nyaris tiga minggu ya? Teman-teman sudah tanya itu kenapa waktu kemarin kok tidak tanya nggak diturunkan?" ujarnya saat ditemui di Gedung DPR RI, Jakarta, dikutip Selasa (30/6/2026).

Memang, selama ini pemerintah berupaya menjaga nilai BBM tetap stabil di tengah ketidakpastian geopolitik dunia nan sempat berakibat pada kenaikan nilai minyak mentah. Sehingga, nilai BBM non subsidi baru mengalami kenaikan pada awal Juni 2026.

Bahlil mengingatkan bahwa daya beli masyarakat tetap menjadi prioritas sebelum mengambil keputusan mengenai penyesuaian nilai di SPBU.

"Kita lihat aja. Teman-teman media, teman-teman juga kudu fair dong. Pada saat nilai minyak lagi naik dua bulan lebih nyaris tiga bulan kan nggak kita naikkan," imbuhnya.

Hingga saat ini, Kementerian ESDM tetap memantau perkembangan harian nilai minyak mentah serta nilai tukar rupiah.

(pgr/pgr)

Add logo_svg as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Selengkapnya