Harvey Malaihollo(Instagram @harveymalaihollo)
PENYANYI senior Harvey Malaihollo memberikan pesan mendalam bagi para komposer muda dalam menjaga warisan musik nasional. Ia mengimbau agar para penggubah musik tetap mematuhi notasi original lagu-lagu perjuangan serta memahami sejarah di baliknya guna memastikan pesan nasionalisme tetap tersampaikan secara utuh kepada generasi mendatang.
Kekhawatiran ini muncul setelah Harvey kerap mendengar lagu instrumental bertema kebangsaan di ruang publik nan aransemennya telah melenceng jauh dari notasi aslinya. Menurutnya, perubahan notasi nan sembarangan dapat mengaburkan prinsip dari lagu tersebut.
"Notasi itu bukan main-main, itu kudu diketahui. Dan cerita di kembali lagu itu juga kudu diketahui, sehingga pada saat membikin lagu itu, prinsip nasionalismenya tetap ada dan terasa," ujar Harvey Malaihollo saat menghadiri peluncuran aransemen baru lagu Hari Merdeka oleh Erwin Gutawa di Jakarta, Minggu (17/8).
Pentingnya Menjaga Marwah Lagu Nasional
Harvey menekankan bahwa produktivitas dalam menggubah ulang karya musik, terutama lagu nasional, kudu dilakukan dengan penuh kehati-hatian. Ia mencontohkan langkah Erwin Gutawa nan meriset mendalam saat mengaransemen ulang lagu Hari Merdeka karya Husein Mutahar.
Ia memperingatkan bahwa kekeliruan notasi dapat membingungkan masyarakat dan menghilangkan keterikatan emosional pendengar terhadap lagu aslinya.
"Jangan sampai orang-orang bingung lantaran notasi nan dimainkan tidak seperti nan diketahui. Ini salah satu nan rawan jika kita tidak membatasinya," tambahnya.
Senada dengan Harvey, komposer Erwin Gutawa menegaskan bahwa modernisasi karya historis tidak boleh mengesampingkan riset sejarah. Proses kreatif, menurut Erwin, kudu menyatu dengan analisa mendalam terhadap kekuatan melodi asli.
| Harvey Malaihollo | Menekankan kepatuhan pada notasi original agar prinsip nasionalisme tidak hilang. |
| Erwin Gutawa | Mengutamakan riset sejarah dan analisa melodi sebelum mengambil keputusan artistik. |
| Novia Bachmid | Merasakan kekuatan emosional dan rasa syukur melalui lagu perjuangan nan autentik. |
Dampak Emosional bagi Generasi Muda
Pentingnya menjaga keaslian lagu perjuangan juga dirasakan oleh penyanyi muda Novia Bachmid. Sebagai representasi generasi modern, Novia mengaku bahwa lagu-lagu perjuangan nan dibawakan dengan tepat selalu sukses membangkitkan jiwa nasionalismenya.
"Ketika mendengar lagu seperti itu, jiwa nasionalisme saya bangkit. Kadang-kadang sampai menangis lantaran merasa sangat berterima kasih tinggal di Indonesia," ungkap Novia.
Melalui kerjasama lintas generasi ini, para musisi berambisi agar karya-karya historis bangsa tetap relevan di telinga era tanpa kudu kehilangan jati diri dan nilai perjuangan nan terkandung di dalamnya. (Ant/Z-1)









English (US) ·
Indonesian (ID) ·