Hasil Kualifikasi Liga Champions: Bodo/Glimt vs NEC Nijmegen, Mimpi Liga Champions Eniesee Berakhir Tragis

2 jam yang lalu 3
 Bodo/Glimt vs NEC Nijmegen, Mimpi Liga Champions Eniesee Berakhir Tragis Pemain Bodo/Glimt Fredrik Bjorkan melakukan selebrasi usai mencetak gol ke gawang NEC Nijmegen di laga leg kedua kualifikasi Liga Champions.(X @Glimt)

MIMPI NEC Nijmegen untuk mencicipi fase liga Liga Champions musim ini kudu terkubur dalam-dalam. Bertandang ke markas Bodo/Glimt pada laga leg kedua kualifikasi, Rabu (26/8) awal hari WIB, tim didikan Dick Schreuder dipaksa menyerah dengan skor telak 0-3, nan membikin mereka kalah agregat 1-6.

Malam musibah bagi NEC dimulai sangat dini. Baru tiga menit laga berjalan, penjaga gawang utama Eniesee, Gonzalo Crettaz, diganjar kartu merah langsung oleh wasit. Crettaz dinilai melakukan pelanggaran fatal dengan memegang bola di luar kotak penalti untuk menghentikan serangan lawan. Kondisi ini memaksa Dick Schreuder menarik keluar penyerang Kaj Sierhuis demi memasukkan kiper persediaan Nikolas Polster pada menit ke-5.

Bermain dengan 10 orang melawan tim garang seperti Bodo/Glimt menjadi misi mustahil bagi wakil Belanda tersebut. Meski sempat memperkuat cukup lama, pertahanan NEC akhirnya runtuh di penghujung babak pertama.

Dominasi Bodo/Glimt di Aspmyra Stadion

Fredrik Andre Bjoerkan memecah kebuntuan bagi tuan rumah pada masa injury time babak pertama, tepatnya di menit 45+2. Belum sempat NEC bernapas, Bodo/Glimt kembali menggandakan kelebihan empat menit berselang melalui tindakan Sondre Auklend (45+6'). Skor 2-0 menutup paruh pertama dan praktis mematikan angan tim tamu.

Di babak kedua, pembimbing Kjetil Knutsen menginstruksikan anak asuhnya untuk tetap menjaga kendali permainan. Kemenangan Bodo/Glimt digenapkan menjadi 3-0 setelah pemain NEC, Deveron Fonville, melakukan gol bunuh diri nan semakin memperburuk situasi bagi timnya.

Dengan hasil ini, Bodo/Glimt resmi melaju ke fase liga Liga Champions dengan kemenangan agregat meyakinkan 6-1. Sementara itu, NEC Nijmegen kudu rela turun kasta dan melanjutkan petualangan Eropa mereka di kejuaraan Liga Europa.

Susunan Pemain:

Bodo/Glimt: Nikita Haikin; Fredrik Sjovold (K. Johansen Solhaug 80'), Villads Nielsen, Odin Luras Bjortuft (Ulrik Saltnes 80'), Fredrik Bjorkan (Isak Dybvik Maata 74'); Sondre Auklend, Patrick Berg, Sondre Fet (Joshua Kitolano 80'); Ole Didrik Blomberg, Andreas Helmersen (Ola Brynhildsen 80'), Jens Hauge.
Pelatih: Kjetil Knutsen

NEC Nijmegen: Gonzalo Crettaz; Brayann Pereira, Tobias Storm, Deveron Fonville, Tjaronn Chery (Almugera Kabar 46'); Derko Nejasmic (Bram Nuytinck 46'), Noe Lebreton, Clement Bischoff; Bryan Linssen (W. Thor Wilumsson 62'), Dusan Tadic (Isak Hansen-Aaroen 62'), Kaj Sierhuis (Nikolas Polster 5').
Pelatih: Dick Schreuder

Kekalahan NEC juga dipengaruhi oleh angin besar cedera nan menimpa skuat mereka. Nama-nama krusial seperti Ahmetcan Kaplan, Perr Schuurs, Philippe Sandler, Sami Ouaissa, hingga Yassin Moslih kudu tidakhadir dalam laga krusial ini, nan membatasi opsi rotasi bagi Dick Schreuder.

PENAFIAN

Artikel ini diolah dan disusun oleh kepintaran buatan (AI) dan telah melalui proses penyuntingan serta verifikasi kebenaran oleh redaksi.

Selengkapnya