Jakarta, CNN Indonesia --
Inggris sukses merebut ranking tiga Piala Dunia 2026 usai mengalahkan Prancis dengan skor 6-4 dalam laga sengit nan berjalan di Miami, Minggu (19/7) pagi WIB.
Inggris betul-betul membikin Prancis tak berkekuatan di babak pertama. Mereka bisa empat kali membobol gawang Prancis nan dijaga oleh Mike Maignan.
Gol pertama Inggris lahir dari kaki Declan Rice di menit ketiga. Declan Rice merebut bola dan melancarkan serangan ke jantung pertahanan Prancis. Sebelum bola masuk kotak penalti, Declan Rice melepaskan tembakan keras nan membikin bola bersarang di pojok kiri gawang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ezri Konsa lampau menambah kelebihan Prancis di menit ke-18. Sundulan Konsa, memanfaatkan sepak pojok Declan Rice, membikin Mike Maignan kembali tak berdaya.
Puncak ketidakberdayaan Prancis ada di 10 menit terakhir saat Bukayo Saka mencetak dua gol. Gol pertama Saka terjadi di menit ke-37 saat dia bekerja sama dengan Marcus Rashford.
Sedangkan gol kedua Saka lahir di masa injury time babak pertama. Menerima bola dari Eberechi Eze, Saka melepaskan tembakan silang nan tak bisa dijangkau Maignan.
Tertinggal 0-4 di babak pertama, Didier Deschamps melakukan empat pergantian pemain. Dayot Upamecano, Lucas Digne, Bradley Barcola, dan Ousmane Dembele dimasukkan ke lapangan.
Hasilnya sudah terlihat di menit ke-48 saat Mbappe sukses mencetak gol. Menerima umpan dari Michael Olise, Mbappe menaklukkan Dean Henderson dengan tembakan kaki kiri.
Enam menit berselang, giliran Barcola nan mencetak gol. Menerima umpan terobosan dari Mbappe, Barcola melepaskan tembakan ke tiang dekat nan tak bisa dihalau oleh Dean Henderson.
Situasi pertandingan makin panas setelah Mbappe bisa mencetak gol kedua di menit ke-66. Dembele mengirim umpan ke Mbappe di depan kotak penalti. Mbappe lampau melakukan operan 1-2 dengan Michael Olise.
Berdiri bebas di muka gawang, Mbappe bisa mencetak gol. Prancis pun memperkecil ketinggalan jadi 3-4 di menit ke-66.
Setelah itu, Prancis makin semangat menekan Inggris. Mereka punya sejumlah kesempatan mencetak gol keempat tetapi mentah dan tak jadi gol. Situasi itu memperkuat hingga laga memasuki 10 menit akhir pertandingan.
Di menit ke-81, umpan-umpan pendek Prancis menghadirkan bahaya. Sayangnya, tembakan Olise di muka gawang tetap meleset.
Inggris nan terus tertekan memasukkan Jude Bellingham dan Elliot Anderson di menit ke-79 untuk mengubah alur pertandingan. Di menit ke-84, Inggris mendapatkan penalti setelah Djed Spence dijatuhkan di kotak terlarang.
Bukayo Saka maju sebagai penyelenggara sebagai upaya menorehkan hattrick. Saka bisa melakukan tugasnya dengan baik dan mengecoh Maignan. Inggris kembali menjauh dengan kelebihan 5-3 di menit ke-87.
Di masa injury time, situasi sempat kembali tegang. Dembele bisa mencetak gol. Menerima umpan dari Upamecano, Dembele melakukan penetrasi di sisi kiri pertahanan Inggris nan diakhiri tembakan ke arah tiang jauh.
Jude Bellingham akhirnya betul-betul menamatkan perlawanan Prancis. Dalam skema serangan balik, Bellingham mengobrak-abrik pertahanan Prancis dan melepaskan tembakan dari jarak dekat.
Skor 6-4 untuk Inggris memperkuat hingga akhir laga.
Susunan Pemain
Prancis
Mike Maignan; Malo Gusto, Maxence Lacroix, Ibrahima Konate (Dayot Upamecano 45), Theo Hernandez (Lucas Digne 45); Warren Zaire-Emery, Adrien Rabiot; Michael Olise, Rayan Cherki (Ousmane Dembele 45), Desire Doue (Bradley Barcola 45); Kylian Mbappe
Inggris
Dean Henderson; Jarell Quansah, Marc Guehi, Ezri Konsa, Djed Spence; Declan Rice; Bukayo Saka, Eberechi Eze (Jude Bellingham 79), Morgan Rogers, Marcus Rashford (Ollie Watkins 45); Ivan Toney (Elliot Anderson 79)
(ptr)
Add
as a preferred source on Google

3 hari yang lalu
6







English (US) ·
Indonesian (ID) ·