Hotspot Karhutla di Sumatra Melonjak hingga 1.097 Titik, Riau Capai 158

59 menit yang lalu 3
Hotspot Karhutla di Sumatra Melonjak hingga 1.097 Titik, Riau Capai 158 1.097 Titik Panas Karhutla Membara di Sumatra(MI/Rudi Kurniawansyah)

JUMLAH titik panas alias hotspot parameter kebakaran rimba dan lahan (Karhutla) di Sumatra melonjak hingga mencapai 1.097 titik. Sebanyak 158 titik panas diantaranya terpantau berada di Provinsi Riau.

Forecaster on Duty Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Pekanbaru Deby mengatakan dari pantauan terakhir satelit diketahui sebanyak 1.097 titik panas di Sumatra, jumlah paling banyak terdeteksi berada di Sumatra Selatan (Sumsel) dengan sebanyak 432 titik panas, Riau sebanyak 158 titik panas, Jambi sebanyak 157 titik panas, Lampung sebanyak 121 titik panas. 

“Kemudian Bangka Belitung sebanyak 84 titik panas, Kepulauan Riau (Kepri) sebanyak 42 titik panas, Sumatra Barat (Sumbar) sebanyak 31 titik, Sumatra Utara (Sumut) sebanyak 29 titik panas, Aceh sebanyak 25 titik panas, dan Bengkulu sebanyak 18 titik panas,” ujarnya, Kamis (13/8).

Adapun total sebanyak 158 titik panas di Provinsi Riau tersebar pada 11 kabupaten dan kota dengan jumlah terbanyak terpantau berada di Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) sebanyak 36 titik panas. 

Kemudian Bengkalis sebanyak 35 titik panas, Indragiri Hilir (Inhil) sebanyak 25 titik panas, Pelalawan sebanyak 20 titik panas, Kuantan Singingi (Kuansing) sebanyak 10 titik panas. 

Selanjutnya Rokan Hilir (Rohil) sebanyak 8 titik panas, Rokan Hulu (Rohul) sebanyak 7 titik panas, Siak sebanyak 6 titik panas, Kampar sebanyak 5 titik panas, Kepulauan Meranti sebanyak 4 titik panas, dan Dumai sebanyak 2 titik panas.

Sementara Kepala Balai Pengendalian Kebakaran Hutan (Dalkarhut) Sumatra, Ferdian Krisnanto, menegaskan pihaknya ialah terdiri dari sejumlah regu Manggala Agni tetap terus berjibaku melakukan operasi pemadaman di beragam wilayah di Sumatra termasuk Provinsi Riau.

“Tentunya kembali disampaikan bahwa ini bukan masalah capaian-capaian ya. Ini adalah warning penting, kondisi cuaca, suasana dan El Nino nan kuat perlu kita waspadai ke depan. Eskalasi bisa jadi bakal terus naik seiring dengan puncak musim kemarau. Manggala Agni dan satgas semua bekerja dan berupaya. Kami berupaya sebaik nan kami bisa kerjakan, operasi-operasi terus dilakukan, kami upayakan sebaik mungkin,” tegasnya. (RK)

Selengkapnya