Ilustrasi(Dok Istimewa)
PT Jasa Raharja (Persero) mempertegas komitmennya dalam menjaga mobilitas masyarakat nan aman, tertib, dan terlindungi pada peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Senin (17/8/2026).
Melalui agenda berjudul "Kita Indonesia, Bergerak Aman dengan Harapan", Jasa Raharja menjadikan keselamatan transportasi sebagai bagian utama dari upaya merawat kemerdekaan nasional.
Direktur Utama Jasa Raharja, Muhammad Awaluddin, menyatakan bahwa kemerdekaan bukan sekadar kebebasan bergerak, melainkan agunan bahwa setiap perjalanan masyarakat berjalan secara kondusif dan terlindungi oleh negara.
“Bagi Jasa Raharja, keselamatan adalah langkah kita merawat kemerdekaan dalam mobilitas sehari-hari. Negara kudu datang memastikan masyarakat dapat bergerak dengan aman, bekerja dengan tenang, belajar, berusaha, dan pulang dengan harapan,” ujar Awaluddin usai upacara peringatan HUT ke-81 RI di Jakarta.
Awaluddin memaparkan bahwa hingga Juli 2026, Jasa Raharja telah menyalurkan santunan sebesar Rp1,948 triliun kepada 91.836 korban kecelakaan lampau lintas di seluruh Indonesia. Untuk memastikan kewenangan korban terpenuhi secara sigap dan transparan, Jasa Raharja telah menjalin kerja sama dengan 2.857 rumah sakit di seluruh tanah air.
"Rata-rata kecepatan pembayaran santunan korban meninggal bumi sukses ditekan hingga 1 hari 0 jam 35 menit, sementara santunan luka-luka rata-rata diselesaikan dalam 4 hari 11 jam 9 menit," jelasnya.
Selain penanganan pascakecelakaan, Jasa Raharja juga menggiatkan upaya pencegahan preventif dengan merealisasikan 4.872 aktivitas action plan keselamatan transportasi, mencakup kampanye edukasi, pemetaan wilayah rawan kecelakaan, hingga training keselamatan berkendara.
Langkah transformasi pelayanan dan penguatan tata kelola ini juga diselaraskan dengan pengarahan Badan Pengelola BUMN serta Danantara Asset Management.
Salurkan Bantuan Darurat Bencana Gempa NTT
Di samping konsentrasi pada pelayanan perlindungan dasar transportasi, Jasa Raharja turut menunjukkan kepedulian sosial dengan menyalurkan support tanggap darurat bagi masyarakat terdampak musibah gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Dukungan dikirimkan ke tiga wilayah paling terdampak, ialah Kabupaten Nagekeo, Kabupaten Manggarai, dan Kabupaten Manggarai Timur. Bantuan mencakup logistik pangan pokok, air minum, selimut, tikar, hingga penerangan darurat nan disalurkan berkoordinasi dengan BPBD serta pemerintah wilayah setempat.
"Makna perlindungan tidak berakhir pada penyelenggaraan mandat utama perusahaan, tetapi juga tercermin dalam kepedulian dan kehadiran berbareng masyarakat di tengah beragam kondisi nan dihadapi," pungkas Awaluddin.(H-2)









English (US) ·
Indonesian (ID) ·