Ibu-Ibu Berbaju Adat Kalimantan Antusias Ikut Senior Happy Run 5K 2026

1 jam yang lalu 2
ARTICLE AD BOX

Jakarta, CNN Indonesia --

Dua peserta wanita mengenakan baju adat asal Kalimantan mencuri perhatian dalam ajang Senior Happy Run 5K 2026 nan digelar di laman Gedung Sapta Pesona, Kementerian Pariwisata, Jakarta Pusat, Minggu (12/7).

Mereka adalah Heviana Dewi dan Endang nan datang mewakili organisasi Forum Komunikasi Pemerhati Radio Republik Indonesia.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Heviana mengenakan busana budaya suku Banjar, sedangkan Endang memakai busana budaya Dayak.

Meski bukan berasal dari Kalimantan, keduanya mengaku terkesan dengan keelokan busana budaya nan mereka kenakan. Menurut Heviana, busana tersebut dibuat secara handmade, sehingga kudu dihargai.

"Saya merasa walaupun saya bukan orang sana, saya memandang baju adatnya itu so fabulous ya, so exciting. Mereka kan one by one piece, jadi handmade. Itu nan kudu kita hargai," ujar Heviana usai acara.

Untuk bawahan, keduanya mengenakan kain batik unik Kalimantan. Heviana mengatakan perihal itu sengaja dilakukan untuk menunjukkan bahwa batik tidak hanya berasal dari Pulau Jawa.

Ia mengatakan seluruh perlengkapan nan dikenakan dibeli sendiri tanpa support dari pihak lain.

Heviana dan Endang mengaku antusias mengikuti Senior Happy Run 5K 2026 lantaran mau menunjukkan usia bukan penghalang untuk tetap aktif berolahraga. Heviana sekarang berumur 55 tahun, sedangkan Endang berumur 71 tahun.

"Exciting, very very beautiful [event]. Very exciting, very challenge. At least only walking ya, not running," ucap Heviana.

Apabila arena tersebut kembali digelar tahun depan, Heviana berambisi dapat kembali berpartisipasi. Ia juga berencana mengenakan busana budaya dari wilayah lain.

Namun, dia mengaku tidak bakal memilih busana budaya secara sembarangan. Sebelum mengenakannya, dia selalu mencari tahu sejarah dan latar belakang budaya dari busana tersebut.

"Kita bakal searching lagi (baju budaya nan mau dipakai). Kita mengeksplor seluk beluknya, jadi tidak hanya asal. Setidaknya saya mengerti," ujar Heviana.

Heviana Dewi dan Endang juga menjadi dua dari beberapa peserta nan naik ke atas panggung sebagai pemenang kategori kostum paling menarik dan kreatif. Keduanya mendapatkan bingkisan dari panitia acara.

Senior Happy Run 5K 2026 merupakan arena lari nan diselenggarakan oleh Paguyuban Pensiunan Pariwisata (PARAPENSPAR) dan diorganisasi oleh Beyond Run dengan support Kementerian Pariwisata.

Kegiatan ini disebut menjadi arena lari pertama di Jakarta nan secara unik diperuntukkan bagi masyarakat berumur 50 tahun ke atas. Jumlah peserta nan ikut mencapai 1.000 orang.

Ketua Pelaksana Senior Happy Run 5K 2026, Oni Yulfian, mengatakan persiapan aktivitas dimulai sejak Oktober tahun lampau dengan sejumlah penyesuaian agenda hingga akhirnya aktivitas dapat diselenggarakan.

Peserta menempuh jarak sekitar 4,2 kilometer dengan support dari Dinas Perhubungan DKI Jakarta, kepolisian, serta marshal di sepanjang rute.

Rute dirancang melingkari area Jakarta Pusat. Peserta dilepas dari laman Gedung Sapta Pesona di Jalan M.H. Thamrin.

Kemudian para peserta melintasi Jalan Medan Merdeka Barat menuju area Monas, bersambung ke Jalan Medan Merdeka Selatan, dan kembali ke Jalan M.H. Thamrin hingga garis finis di titik awal.

(dhz/rti)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Selengkapnya