Ikuti PSSI, Giliran Federasi Filipina Dukung Gianni Infantino

55 menit yang lalu 2

Jakarta, CNN Indonesia --

Federasi Sepak Bola Filipina (PFF) memberikan support terhadap rencana Presiden FIFA Gianni Infantino untuk menjual saham Piala Dunia.

Hal tersebut dinyatakan langsung di akun resmi media sosial PFF pada Rabu ((5/8).

"PFF percaya bahwa negara-negara berkembang di bagian sepak bola memerlukan support finansial dan teknis nan lebih kuat, dan kami menyambut baik setiap upaya serius untuk menyediakannya," tulis PFF di Instagram.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

FIFA berencana menjual saham kepada penanammodal berangkaian dengan kejuaraan nan berada di bawah naungan induk organisasi sepak bola bumi tersebut, termasuk Piala Dunia.

Rencana menjual saham ini bakal diwujudkan dalam peluncuran FIFA Forward Enterprise (FFE). FFE merupakan perusahaan baru nan bakal sepenuhnya dikontrol oleh FIFA.

Lebih lanjut PFF menyebut mereka menghormati perbedaan pandangan dengan beragam asosiasi sepak bola seperti UEFA, CONCACAF, AFC, dan Asosiasi Anggota lainnya nan menolak rencana FIFA.

"Meskipun FIFA telah menarik proposal FFE, PFF terus mendukung tujuan di baliknya, nan dipelopori oleh Presiden FIFA Gianni Infantino: memperluas support komersial dan finansial kepada semua 211 Asosiasi Anggota, terutama pasar nan lebih mini seperti Filipina."

[Gambas:Instagram]

PFF menegaskan pihaknya menghargai hubungan kuat FIFA dengan asosiasi personil lainnya. PFF berambisi dapat bekerja sama dengan organisasi sepak bola lebih luas sekaligus menegaskan support kepada Infantino.

"Kami mendukung kepemimpinan Presiden Gianni Infantino, dan percaya bahwa perbincangan berkepanjangan di antara semua konfederasi dan Asosiasi Anggota bakal menjaga pertandingan dunia terus bergerak maju bersama," tulis PFF mengakhiri.

PSSI melalui Ketua Umum Erick Thohir, lebih dulu menyatakan support terhadap program Infantino nan beriktikad jual saham Piala Dunia.

Menurut Erick, kehadiran entitas komersial seperti FFE dapat memainkan peran krusial dalam meningkatkan standar sepak bola di Indonesia. FFE dilaporkan bakal mempunyai valuasi US$20 miliar alias sekitar Rp360 triliun.

"Sepak bola Indonesia telah mengalami transformasi dalam tiga tahun terakhir, semua sudah bersih," ujar Erick kepada media Inggris Sky.

"Ranking timnas sudah naik dari posisi 174 ke 118. Dana diperlukan untuk melanjutkan transformasi ini."

[Gambas:Video CNN]

(jun/jun/rhr)

Selengkapnya