Infantino Digoyang UEFA dan AFC, Sekutu dari Afrika Ini Siap Pasang Badan

9 jam yang lalu 6
Infantino Digoyang UEFA dan AFC, Sekutu dari Afrika Ini Siap Pasang Badan Presiden FIFA Gianni Infantino.(RONALD MARTINEZ / GETTY IMAGES NORTH AMERICA / Getty Images via AFP)

GELOMBANG tekanan politik nan menerjang Presiden FIFA, Gianni Infantino, dinilai tak bakal menggoyahkan posisinya. Meski terancam mosi tidak percaya nan diusung sejumlah konfederasi besar, Infantino diklaim tetap mengantongi support kebanyakan bunyi dari asosiasi personil FIFA.

Pernyataan tersebut ditegaskan oleh Presiden Federasi Sepak Bola Kongo (Fecofa), Véron Mosengo-Omba. Tokoh nan dikenal sebagai sekutu dekat Infantino itu optimistis sang Presiden FIFA tidak bakal tumbang dalam Kongres FIFA mendatang.

"Sebagian besar federasi tetap mendukungnya. Tanyakan saja pada kongres. Sekarang orang-orang berupaya menyerang Gianni, padahal saya siap pasang badan untuknya," ujar Mosengo-Omba.

Hubungan Infantino dengan sejumlah konfederasi seperti UEFA, Concacaf, dan AFC merenggang buntut dari rencana pembentukan Fifa Forward Enterprise (FFE). Proyek nan menggandeng bank AS, JP Morgan, tersebut berencana menjual 21 persen kewenangan komersial Piala Dunia kepada penanammodal swasta dengan iming-iming suntikan biaya pengedaran hingga 10 miliar dolar AS kepada seluruh personil FIFA.

Langkah kontroversial tersebut menuai penolakan keras lantaran dinilai berisiko menyerahkan kendali penyelenggaraan Piala Dunia kepada korporasi swasta. Menyusul gelombang kritik nan kian meluas serta pemecatan COO FIFA Kevin Lamour nan menentang rencana tersebut, Infantino akhirnya resmi membatalkan skema FFE.

UEFA berbareng konfederasi mitra dikabarkan terus berupaya menggalang kekuatan guna menggelar Kongres Luar Biasa FIFA. Namun, untuk meloloskan mosi tidak percaya dan melengserkan Infantino, kubu oposisi memerlukan setidaknya 106 bunyi dari total 211 federasi personil FIFA, sebuah periode pemisah nan dinilai susah ditembus mengingat solidnya support dari federasi-federasi berkembang.

(Theguardian/P-4)

Selengkapnya