Infantino Terpojok, 'Dimusuhi' Sekjen FIFA sampai Arsene Wenger

1 jam yang lalu 4

Jakarta, CNN Indonesia --

Presiden FIFAGianni Infantino, berada di situasi susah lantaran orang-orang terdekat di asosiasi induk sepak bola bumi itu berada di posisi nan berlawanan.

Ide penjualan saham Piala Dunia membikin posisi Infantino terjepit. Setelah resmi membatalkan rencana proposal penjualan saham beberapa hari lalu, Infantino tetap mendapatkan 'serangan'.

Sosok-sosok di bangku elite FIFA menyatakan pandangan nan membikin Infantino susah. Sekretaris Jenderal FIFA, Mattias Graftstrom merilis pesan keras kepada staf internal.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kita semua telah terlempar ke tengah kekacauan nan susah dipahami dan diterima. Namun sebagai Sekretaris Jenderal saya menyarankan kita semua tetap konsentrasi pada apa nan selalu menyatukan kita: melayani sepak bola dan melayani 211 Asosiasi Anggota, berdampingan tangan dengan semua pemangku kepentingan mengenai dan sepenuhnya mematuhi Statuta FIFA dan Peraturan FIFA," tulis Graftstrom nan diungkap sumber dilansir dari Aljazeera.

Graftstrom juga mengingatkan agar tetap menjaga profesionalisme setelah momen nan disebutnya 'tidak stabil'.

Sementara Arsene Wenger nan sekarang menduduki kedudukan sebagai Kepala Pengembangan Sepak Bola Global FIFA menjelaskan dirinya sama sekali tidak tahu soal proposal dari Infantino dan baru mendapatkan info dari media.

"Keputusan membatalkan proyek itu betul-betul diperlukan dan tidak perlu dipertanyakan lagi, lantaran saya sangat percaya pada FIFA nan independen nan melayani permainan kita dengan komitmen, transparansi, dan integritas," ucap mantan pembimbing Arsenal itu.

Kepala Operasional alias Chief Operating Officer FIFA, Kevin Lamour, apalagi mengatakan staf dibohongi Infantino dan menyebut proposal penjualan saham Piala Dunia adalah kerjaan satu orang.

Sebelumnya penasihat senior Infantino, Carlos Cordeiro, telah mengundurkan diri dan menyebut rencana FIFA 1 itu sebagai kesepakatan jelek untuk sepak bola.

Dalam beberapa hari terakhir, beberapa negara personil asosiasi FIFA memutuskan tak mendukung Infantino dalam pencalonan Presiden FIFA periode 2027-2031. Kendati demikian tetap ada nan mendukung Infantino, seperti PSSI dan Erick Thohir.

[Gambas:Video CNN]

(nva/jal)

Selengkapnya