Inggris Investasi Rp202,9 Triliun untuk Kapal Selam Nuklir Kelas Dreadnought

58 menit yang lalu 2
Inggris Investasi Rp202,9 Triliun untuk Kapal Selam Nuklir Kelas Dreadnought Ilustrasi kapal selam.(Antara)

PERDANA Menteri Inggris, Andy Burnham, dijadwalkan mengumumkan investasi besar senilai 8,4 miliar pound sterling alias setara dengan Rp202,9 triliun untuk memperkuat program pencegah nuklir negara tersebut. Dana dahsyat ini dialokasikan unik untuk pembangunan empat kapal selam nuklir kelas Dreadnought.

Kantor Perdana Menteri Inggris, Downing Street No. 10, menyatakan bahwa investasi ini tidak hanya bermaksud memperkuat pertahanan nasional, tetapi juga diproyeksikan menciptakan lapangan kerja luas serta kesempatan bagi generasi muda di masa depan. Pengumuman resmi mengenai fase baru proyek strategis ini disampaikan pada Kamis (30/7).

Dalam pernyataan resminya, pemerintah Inggris merinci tahapan operasional dari armada bawah air tersebut. Salah satu dari empat kapal selam nan sedang dibangun dijadwalkan untuk menyelesaikan uji coba laut dan mulai beraksi penuh di jejeran Angkatan Laut Inggris pada awal tahun 2030-an.

Kontrak baru ini juga memastikan kepastian agenda bagi unit lainnya. Kapal selam kedua, nan diberi nama HMS Valiant, telah dikonfirmasi bakal segera memasuki tahap uji coba laut. Sementara itu, kapal selam ketiga dan keempat saat ini tetap berada dalam proses bangunan berkelanjutan.

Rincian Investasi dan Anggaran Pertahanan Inggris:

Item Nilai (Pound Sterling) Estimasi (Rupiah)
Investasi Kapal Selam Dreadnought 8,4 Miliar Rp202,9 Triliun
Total Anggaran Pertahanan (4 Tahun) ~300 Miliar Rp7,25 Kuadriliun
Dana Belum Cair (Catatan Rachel Reeves) 4,7 Miliar Rp113,6 Triliun

Tantangan Pendanaan di Masa Depan

Meskipun komitmen anggaran terlihat masif, tantangan administratif tetap membayangi. Pada akhir Juni lalu, Kementerian Pertahanan Inggris sebenarnya telah merilis rencana anggaran jangka panjang sebesar nyaris 300 miliar pound sterling (sekitar Rp7,25 kuadriliun) untuk periode empat tahun ke depan.

Namun, mantan menteri finansial Inggris, Rachel Reeves, memberikan catatan kritis mengenai kesiapan biaya tersebut. Menurutnya, terdapat sekitar 4,7 miliar pound sterling (Rp113,6 triliun) dari total anggaran nan dialokasikan tetap belum cair. Kepastian mengenai sumber pendanaan untuk menutupi kekurangan tersebut baru bakal ditentukan dalam pengumuman anggaran musim gugur mendatang.

Program kapal selam kelas Dreadnought merupakan pilar utama dari strategi pertahanan nuklir Inggris nan dirancang untuk menggantikan kelas Vanguard, guna memastikan keahlian pencegahan nuklir laut Inggris tetap mutakhir hingga pertengahan abad ini. (Ant/I-1)

Selengkapnya