ilustrasi hasil bantuan untuk korban gempa NTT.(Antara)
SEMANGAT berbagi dan kepedulian masyarakat Indonesia mendapat pengakuan dunia. Laporan World Giving Index dari Charities Aid Foundation menempatkan Indonesia sebagai negara paling murah hati di bumi selama beberapa tahun berturut-turut.
Bukti terbaru dicatat Danantara Indonesia nan melaporkan bahwa bantuan untuk penduduk terdampak musibah di Nusa Tenggara Timur (NTT) nan dihimpun dari masyarakat melalui aktivitas Kesenian Rakyat dalam Kebersamaan Kemerdekaan terkumpul sebesar Rp2.164.037.334.
Melalui QR Code nan tersedia di tiga titik panggung kesenian, family besar BUMN dan Danantara Indonesia berbareng Pemerintah memfasilitasi partisipasi masyarakat untuk datang dan bergotong royong membantu sesama penduduk nan terdampak gempa di wilayah tersebut.
“Momentum Kemerdekaan tahun ini menjadi pengingat tentang kekuatan gotong royong. Partisipasi masyarakat dalam Kesenian Rakyat dalam Kebersamaan Kemerdekaan dapat diterjemahkan menjadi support nyata bagi saudara-saudara kita nan terdampak musibah di NTT,” kata Managing Director Stakeholder Management Danantara Indonesia Rohan Hafas dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (18/8).
Rohan mengatakan, Danantara Indonesia mengoordinasikan respons lintas BUMN guna mendukung pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat terdampak secara tepat sasaran. Langka ini dilakukan sebagai bagian dari komitmen BUMN untuk datang di tengah masyarakat saat menghadapi situasi darurat.
Koordinasi support di sejumlah wilayah, ujar Rohan, ditingkatkan selama masa tanggap darurat nan ditetapkan pemerintah wilayah hingga 28 Agustus 2026. Pada tahap awal masa tanggap darurat, konsentrasi utama diarahkan pada pemulihan jasa publik nan menjadi tulang punggung respons kemanusiaan.
Hingga Senin (17/8), PLN telah memulihkan sekitar 88 persen pengguna dan 98,3 persen jaringan listrik nan terdampak gempa sehingga jasa dasar masyarakat, akomodasi umum, dan posko support dapat kembali beroperasi.
Di sisi komunikasi, Telkom Group mempercepat pemulihan jaringan telekomunikasi di sejumlah wilayah terdampak untuk memastikan koordinasi serta akses info dapat terus berjalan. Selain itu, pasokan dan pengedaran bahan bakar juga diperkuat untuk memudahkan mobilitas masyarakat dan pengerahan bantuan.
Sejumlah BUMN juga menyalurkan support kemanusiaan di kabupaten-kabupaten terdampak. Dukungan nan telah dihimpun disalurkan untuk memenuhi kebutuhan mendesak masyarakat di beragam titik terdampak.
Penghimpunan support tetap terus berjalan seiring dengan pemetaan kebutuhan di lapangan, sehingga support nan diberikan dapat terus disesuaikan dengan kondisi masyarakat terdampak, mulai dari pangan, air bersih, obat-obatan, perlengkapan pengungsian, hingga support operasional bagi posko dan akomodasi umum.
“Fokus saat ini adalah memastikan support nan dihimpun dapat tersalurkan secara tepat dan sesuai dengan kebutuhan paling mendesak di lapangan. Pada saat nan sama, Danantara Indonesia berbareng Keluarga Besar BUMN juga mulai memetakan kebutuhan lanjutan masyarakat terdampak, termasuk kemungkinan support pada fase pemulihan dan perbaikan kembali akomodasi alias kediaman nan terdampak,” jelas Rohan.
Ia mengatakan bahwa relawan juga bakal dikerahkan. Selanjutnya, posko penanganan musibah bakal diperkuat di sejumlah titik prioritas nan menjadi pusat aktivitas masyarakat terdampak, seperti di Kabupaten Sikka, Nagekeo, Ngada, Ende, serta Manggarai.
Selain memenuhi kebutuhan tanggap darurat, Rosan mengatakan Danantara Indonesia berbareng BUMN mulai melakukan pendataan terhadap rumah-rumah penduduk nan mengalami kerusakan berat guna mendukung tahapan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana melalui koordinasi dengan pemerintah wilayah dan pemangku kepentingan terkait. (Ant/P-3)









English (US) ·
Indonesian (ID) ·