Ini Kabar Terbaru Proyek Pembangunan 100 Gudang Bulog

54 menit yang lalu 2

Jakarta, CNBC Indonesia - Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani mengungkap perkembangan proyek pembangunan 100 penyimpanan baru, nan menjadi bagian dari penguatan prasarana pascapanen. Ia menuturkan, proyek tersebut belum memasuki tahap konstruksi, namun saat ini sudah masuk proses lelang dan ditargetkan segera dilakukan peletakan batu pertama (groundbreaking).

Rizal mengatakan, pembangunan penyimpanan tersebut merupakan tindak lanjut pengarahan Presiden Prabowo Subianto dan Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman. Gudang baru dibutuhkan untuk mengantisipasi peningkatan produksi beras nasional.

"Sesuai pengarahan dari Pak Presiden (Prabowo Subianto) dan Pak Menteri Pertanian (Amran Sulaiman), untuk segera mewujudkan pembangunan nan 100 prasarana pasca panen, ialah 100 penyimpanan dengan kelengkapannya, ditambah juga cadangan-cadangan penyimpanan filial nan kita sewa. Sekarang kita sudah plot, lantaran program bibit unggulnya Pak Mentan luar biasa, nan perkiraan panennya bisa mencapai di atas 10 ton per hektar," kata Rizal kepada wartawan di Jakarta, Jumat (31/7/2026).

"Nah ini otomatis bakal berakibat kepada kesiapan gudang-gudang di seluruh tanah air," sambungnya.

Saat ditanya mengenai progres pembangunan 100 penyimpanan tersebut, Rizal memastikan prosesnya sekarang telah memasuki tahap lelang. Setelah itu, Bulog bakal segera memulai pembangunan dengan menggelar groundbreaking.

"Ini sedang proses lelang. Insyaallah secepatnya kita bakal groundbreaking. (Daerahnya?) di seluruh tanah air, dari Sabang sampai Merauke, dan diprioritaskan untuk di 3T, terdepan, terluar, dan terpencil," ucap dia.

Kendati untuk letak groundbreaking perdana, kata Rizal, tetap menunggu pengarahan pemerintah, ialah Presiden Prabowo, Mentan Amran, hingga Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan.

Rizal juga menjelaskan, percepatan pembangunan dilakukan sesuai Instruksi Presiden (Inpres). Karena itu, proses pengerjaan bakal dilakukan melalui lelang terbatas kepada BUMN Karya dengan sasaran sebagian penyimpanan sudah rampung pada Desember tahun ini.

"Sesuai dengan Inpres, kita gunakan arahannya, lantaran minta percepatan. Harapannya di Desember kudu sudah ada nan jadi Kita gunakan lelang terbatas kepada BUMN Karya. Jadi nan mengerjakan BUMN Karya," kata Rizal.

Ia kembali memastikan pada Desember 2026 mendatang, proyek penyimpanan alias prasarana pasca panen itu sudah jadi dan siap digunakan.

"(Jadi bukan mulai bangun di Desember?) Desember itu jadi Harus kerja sigap itu. Jadi minta support dari teman-teman," pungkasnya.

(wur) [Gambas:Video CNBC]

Selengkapnya