Ini Tantangan Berat Program Nyicil Rumah Sampai 40 Tahun

1 jam yang lalu 3

Jakarta, CNBC Indonesia - Rencana pemberian tenor angsuran pemilikan rumah (KPR) hingga 40 tahun membuka kesempatan angsuran nan lebih ringan bagi masyarakat. Namun di kembali itu, PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) memandang tantangan besar dari sisi penyediaan sumber pendanaan.

Direktur Utama PT SMF Ananta Wiyogo mengatakan tenor 40 tahun bukan kewajiban, melainkan pilihan bagi masyarakat nan memerlukan angsuran lebih ringan.

"Tenor 40 tahun itu bukan mandatory, tetapi opsional. Kalau ada masyarakat nan angsuran 20 tahunnya tetap berat, dia bisa mengambil tenor 40 tahun," kata Ananta dalam konvensi pers SMF di Panglima Polim, Jaksel, Rabu (22/7/2026).

Tantangan utama bukan pada produk KPR, tetapi gimana memperoleh biaya jangka sangat panjang nan sesuai dengan tenor angsuran tersebut. Selama ini pasar modal domestik belum mempunyai penanammodal nan kuat untuk instrumen berjangka sangat panjang.

Suasana proyek pembangunan perumahan di Depok, Jawa Barat, Rabu (17/2/2021). Harga kediaman rumah tetap menunjukkan kenaikan pada kuartal IV-2020 namun laju kenaikan melambat. (CNBC Indonesia/Tri Susilo)Suasana proyek pembangunan perumahan di Depok, Jawa Barat, Rabu (17/2/2021). Harga kediaman rumah tetap menunjukkan kenaikan pada kuartal IV-2020 namun laju kenaikan melambat. (CNBC Indonesia/Tri Susilo) Foto: Suasana proyek pembangunan perumahan di Depok, Jawa Barat, Rabu (17/2/2021). Harga kediaman rumah kediaman tetap menunjukkan kenaikan pada kuartal IV-2020 namun laju kenaikan melambat. (CNBC Indonesia/Tri Susilo)

"Kalau sampai 40 tahun, artinya porsi biaya nan disediakan SMF juga kudu match. Tantangannya, apakah SMF bisa mencari biaya dengan tenor 40 tahun? Itu nan tidak mudah," ujarnya.

SMF pun mulai menjajaki kesempatan memperoleh pendanaan dari luar negeri setelah memperoleh ranking internasional dari Standard & Poor's.

"Kita bakal mencoba eksplorasi offshore. Mudah-mudahan ada penanammodal nan mempunyai biaya jangka panjang 10 sampai 20 tahun. Itu salah satu argumen kenapa kami memerlukan rating internasional," katanya.

Ananta menegaskan pembentukan pasar pendanaan jangka panjang memerlukan keterlibatan regulator, penanammodal hingga penerbit surat utang agar ekosistemnya betul-betul terbentuk.

"Harus ada regulator, penanammodal dan issuer duduk berbareng agar pasar pembiayaan jangka panjang ini bisa berkembang," ujarnya.

(fys/wur)

Add logo_svg as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Selengkapnya