Jakarta, CNBC Indonesia - Pemerintah Indonesia menggelar pembagian paket sembako di 40 titik wilayah Jakarta pada 18 Agustus 2026, alias sehari setelah seremoni HUT RI ke-81.
Pembagian paket sembako nan diberi nama "Jamuan Rakyat" ini dilakukan berbarengan dengan pemberian cek kesehatan gratis.
Wakil Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Purwadi Arianto nan datang dalam aktivitas di salah satu titik Jamuan Rakyat di area Palmerah, Jakarta Barat mengungkapkan argumen pembagian sembako ini digelontorkan pasca HUT RI.
Ia mengatakan, aktivitas ini adalah pesan dari Presiden Prabowo Subianto agar nilai-nilai kemerdekaan dinikmati oleh seluruh masyarakat.
"Tentunya perihal ini bisa mendekatkan pemerintah, melalui pemerintah wilayah untuk dekat, bersahabat, dan mendukung rakyat," ujar Purwadi di letak Jamuan Rakyat Kecamatan Palmerah, Jakarta Barat, dikutip Rabu (19/8/2026).
Di tempat Purwadi, pembagian paket sebako dilakukan dengan jumlah 2.800. Paket sembako itu diberikan kepada masyarakat di Kecamatan Palmerah nan terdaftar pada Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN).
DTSEN merupakan pedoman info terintegrasi nan memuat info kondisi sosial, ekonomi, dan ranking kesejahteraan (desil) masyarakat Indonesia.
DTSEN digunakan sebagai referensi utama pemerintah untuk menyalurkan support sosial, merencanakan program pembangunan, serta menentukan sasaran masyarakat miskin alias rentan secara akurat, terpadu, dan tepat sasaran.
Purwadi mengatakan, peringatan hari kemerdekaan ke-81 ini sudah selayaknya diisi dengan sesuatu nan memilki akibat nyata bagi masyarakat. Sesuai dengan cita-cita para pejuang dan pendiri republik ini.
Jamuan rakyat juga diadakan di sejumlah wilayah di Jakarta Pusat, Jakarta Selatan, Jakarta Timur, Jakarta Barat, Jakarta Utara, serta di Kepulauan Seribu.
Warga bisa mengikuti lomba unik kemerdekaan, menikmati panggung musik, hingga mengunjungi pagelaran Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal.
Purwadi menyampaikan masyarakat berambisi aktivitas ini dilakukan setiap tahun.
Jamuan rakyat menurutnya bakal terus digelar agar semangat pengabdian masyarakat tinggi, dengan semangat loyalitas tinggi kepada negara, bangsa, dan masyarakat Indonesia.
"Dan ini menjadi peran negara untuk setiap tahun sekali memperingati kemerdekaan ini, dengan memberikan semarak dan mendekatkan dengan pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan masyarakat nan tidak ada sekat," tuturnya.
(arj/arj)
[Gambas:Video CNBC]

1 jam yang lalu
1








English (US) ·
Indonesian (ID) ·