Intip Isi Kas Pemerintah di BI dan Bank: Ada "Gunungan" Dolar hingga Yen

48 menit yang lalu 2

Jakarta, CNBC Indonesia - Nilai kas dan setara kas pemerintah pada 2025 mencapai Rp 123,16 triliun unik untuk nan berdenominasi rupiah. Kas itu tersimpan dalam rekening pemerintah di Bank Indonesia (BI) maupun bank umum mitra.

Berdasarkan Laporan Keuangan Pemerintah Pusat (LKPP) 2025 nan telah diaudit oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), kas pemerintah per 31 Desember 2025 itu sedikit lebih rendah dari catatan per 31 Desember 2024 nan sebesar Rp 180,92 triliun.

"Mengalami penurunan sebesar Rp57,75 triliun alias 31,92% dibandingkan tahun 2024," sebagaimana tertera dalam LHP BPK atas LKPP 2025, dikutip Kamis (30/7/2026).

Saldo kas pemerintah nan turun itu terutama disebakan penurunan signifikan pada Rekening Lain BI SAL, dengan penurunan sebesar Rp107,23 triliun alias 68,18% dari semula Rp 157,27 triliun menjadi Rp 50,05 triliun.

Di sisi lain saldo kas pemerintah mengalami kenaikan pada Rekening Kas Penempatan Dalam Rupiah sebesar Rp 50,03 triliun alias mencapai 100,00%.

"Penurunan tersebut terbesar merupakan transaksi pemindahbukuan biaya SAL nan disimpan di BI ke instrumen penempatan duit negara pada Bank Umum Mitra dengan total Rp200.000.000.000.000 berasas KMK Nomor 276 Tahun 2025 tentang Penempatan Uang Negara dalam rangka Pengelolaan Kelebihan dan Kekurangan Kas untuk Mendukung Pelaksanaan Program Pemerintah," menurut laporan BPK.

Adapun rincian dari kas dalam rekening pemerintah di BI dan bank umum per akhir 2025 itu sebagai berikut:

Data Kas di Rekening Pemerintah di Bank Indonesia dan Bank Umum dalam Rupiah. (Dok. LHP LKPP 2025 BPK)Data Kas di Rekening Pemerintah di Bank Indonesia dan Bank Umum dalam Rupiah. (Dok. LHP LKPP 2025 BPK) Foto: Data Kas di Rekening Pemerintah di Bank Indonesia dan Bank Umum dalam Rupiah. (Dok. LHP LKPP 2025 BPK)

Untuk kas pemerintah yang berdenominasi kurs asing alias valas, baik itu di BI maupun bank umum nilainya mencapai Rp 27,37 triliun. Gunungan duit valas itu turun dalam di rekening kas pemerintah dibanding tahun sebelumnya sebesar Rp 169,10 triliun.

"Mengalami penurunan sebesar Rp141,72 triliun alias 83,81% dibandingkan nilai per 31 Desember 2024," menurut laporan BPK.

Penurunan terbesar berasal dari kas di rekening SAL dalam valuta dolar Amerika Serikat (AS) senilai Rp135,96 triliun alias 100,00%.

Penurunan terbesar itu merupakan transaksi pemindahbukuan biaya SAL nan disimpan di BI ke instrumen penempatan duit negara pada Bank Umum Mitra dengan total Rp200.000.000.000.000 berasas KMK Nomor 276 Tahun 2025.

Rekening pemerintah dalam corak valas ini merupakan rekening pemerintah di BI dan Bank Umum nan digunakan untuk menampung penerimaan negara dan bayar seluruh pengeluaran negara dalam kurs asing.

Valas di dalam rekening kas umum negara (RKU) terdiri dari dolar AS setara Rp 139,53 miliar, dari tahun lampau Rp 537,26 miliar. Lalu, yen senilai Rp 24,31 miliar, dari sebelumnya Rp 21,66 miliar, serta euro Rp 3,89 miliar, dari sebelumnya Rp 23,22 miliar.

ADapun dalam corak rekening kas penempatan dalam dolar AS setara Rp 7,20 triliun dari sebelumnya Rp 3,67 triliun, euro Rp 3,73 triliun dari sebelumnya Rp 21,60 triliun, dan yen Rp 14,69 triliun dari sebelumnya Rp 5,97 triliun. Adapula dalam corak dolar Australia setara Rp 132,73 miliar pada 2025 dari sebelumnya belum ada.

Adapun rekening SAL dalam valas tak lagi tercatat lantaran pemindahbukuan ke bank umum mitra, dari sebelumnya Rp 135,96 triliun. Lalu, untuk rekening unik dalam valas justru naik menjadi Rp 1,39 triliun dari sebelumnya Rp 1,30 triliun. Terdapat pula rekening penempatan dalam kurs CNH alias yuan China di Hong Kong sebesar Rp 38,55 miliar.

Rincian Kas di Rekening Pemerintah di Bank Indonesia dan Bank Umum dalam Valuta Asing sebagai berikut:

Data Kas di Rekening Pemerintah di Bank Indonesia dan Bank Umum dalam Valas. (Dok. LHP LKPP 2025 BPK)Data Kas di Rekening Pemerintah di Bank Indonesia dan Bank Umum dalam Valas. (Dok. LHP LKPP 2025 BPK) Foto: Data Kas di Rekening Pemerintah di Bank Indonesia dan Bank Umum dalam Valas. (Dok. LHP LKPP 2025 BPK)

(arj/arj)

Add logo_svg as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Selengkapnya